Hal ini disampaikan oleh Kepala BPS Rusman Heriawan ketika ditemui dalam acara Mou dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di kantor BKPM, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (4/3/2011).
"Sekarang sedang dalam tahap persiapan. Mulai 1 Juni sensus sapi dan kerbau kita lakukan. Ini penting untuk menciptakan swasembada dan kita sudah siap akan hal itu," ujar Rusman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena petani di kawasan Timur ini tidak biasa membaca media, jadi perlu sosialiasi," ujar Rusman.
Menurut data Kementerian Pertanian, populasi ternak yang ada di Indonesia jumlah sapi potong mencapai 13,6 juta ekor, kerbau 2,01 juta ekor, kambing 16,84 juta ekor, domba 10,91 juta ekor, ayam buras 268,95 ribu, ayam ras petelur 103,841 ribu dan ayam ras daging 1,249 juta ekor.
Sensus ini penting karena dari historis yang ada Indonesia tercatat terakhir mengekspor daging sapi pada 1976, dan pertama kali impor di 1990 dengan jumlah 18.000 ekor sapi. Namun setelah 20 tahun berjalan jumlah impor sapi semakin bertambah hingga 600.000 ekor.
(dnl/qom)











































