Barang Sitaan Dicuri, Agus Marto Perketat Bea Cukai Batam

Barang Sitaan Dicuri, Agus Marto Perketat Bea Cukai Batam

- detikFinance
Senin, 07 Mar 2011 12:28 WIB
Batam - Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyatakan Bea dan Cukai akan  meningkatkan koordinasi dengan kepolisian dan TNI Angkatan Laut. Hal ini  terkait dengan perampasan barang sitaan Bea dan Cukai di Batam beberapa pekan lalu.

"Kita akan meyakinkan kejadian ini tidak akan terulang lagi. Kita akan  perbaiki koordinasi dengan Polisi, TNI AL dan instansi lainnya, selain
itu Bea dan Cukai juga akan diperkuat," kata Menteri Keuangan di kantor  Bea dan Cukai Batam, Senin (7/3/2011).

Agus membantah soal tudingan Komisi XI DPR menggangap hilangnya barang hasil sitaan  Bea dan Cukai Batam itu merupakan sebuah kelalaian. "Komisi XI justru  mendukung tindakan Bea dan Cukai. Kita juga sudah melaporkan kejadian  ini dan dapatkan dukungan," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus menyatakan perampasan barang hasil sitaan Bea dan Cukai bukanlah  yang pertama kalinya. Menurutnya sudah empat kali peristiwa ini terjadi
di Batam. "Untuk itulah kita perlu meningkatkan koordinasi antara  instansi," katanya.

Seperti diketahui penyerangan terjadi pada 12 Februari 2011 di Pelabuhan Mahobar, Batu  Ampar, Batam pukul 04.00 WIB pagi. Penyerangan yang dilakukan oleh 150  orang tersebut membuat kapal patroli Bea dan Cukai rusak berat.

Kelompok ini diduga preman yang menyelundupkan ribuan botol minuman  keras. Karena sehari sebelumnya, Bea dan Cukai berhasil menyita dua
kapal yang menyelundupkan miras dari Singapura tersebut. Kedua kapal ini  yakni KM Muara Jaya dan KM Surya Indah.

(nal/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads