Koordinator Pusat Aliansi Konsumen Korban Mandala Arif Sugiono menyampaikan kejadian tersebut terjadi pada dirinya.
"Rencana penerbangan batal tapi kok justru rekening saya masih terdebet uangnya. Harusnya Mandala bekerjasama dengan bank sehingga ini tidak terjadi. Saya memesannya lewat internet waktu itu," tutur Arif kepada detikFinance, Selasa (8/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kami akan mengambil langkah hukum. Karena sudah 45 hari sejak tak ada kejelasan dari Mandala. Jumlah anggota kami sudah 50-100 orang, kita sistemnya snow ball," jelas Arif.
Menurutnya, selama ini tidak pernah ada pemberitahuan dari pihak Mandala soal kepastian refund tiket yang telah dibeli calon penumpang.
"Tidak pernah ada upaya apapun dari Mandala. Kami calon penumpang tidak pernah sama sekali dihubungi," kata Arif.
Arif merasa kasihan dengan para calon penumpang yang telah membeli tiket Mandala dan uangnya hangus. Ada beberapa dari mereka yang merupakan pengusaha travel baru, dan sudah harus nombok untuk mengembalikan uang ke calon penumpang yang memesan tiket.
"Kami masih terus membuka kesempatan bagi calon penumpang untuk bergabung. Saat ini proses tuntutan sedang dalam proses. Kami sedang melakukan konsolidasi internal bersama lawyer, dan akan segera dibawa ke ranah hukum. Karena dulu sudah ada hitam di atas putih dari manajemen Mandala untuk refund dalam 45 hari. Ini jadi pegangan kami," tukas Arif.
(dnl/qom)











































