Sidang OPEC Bahas 3 Opsi Turunkan Harga Minyak

Sidang OPEC Bahas 3 Opsi Turunkan Harga Minyak

- detikFinance
Kamis, 27 Mei 2004 16:29 WIB
Jakarta - Harga minyak mentah dunia meroket. OPEC dalam sidangnya akan membahas 3 opsi untuk menurunkannya."Ada 3 opsi yang akan dibahas dalam sidang OPEC yang akan dilangsungkan di Beirut 3 Juni mendatang."Hal itu disampaikan Ketua OPEC yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro sebelum Sidang Kabinet di Kantor Setneg jalan Veteran Jakarta Pusat, Kamis (27/5/2004).Dituturkan dia, opsi pertama adalah di bawah leakage yang sekarang ada. "Saya kira kalau itu dilakukan tidak akan memberikan dampak signifikan pada penurunan harga minyak. Leakage itu sekarang 2,3. Kalau diturunkan akan menjadi sekitar 2," katanya.Opsi kedua, produksi disamakan dengan leakage. "Karena dengan adanya leakage, harga tidak bergeming. Harga tetap, walaupun tidak ada statement dari Saudi Arabia kalau dia memiliki komitmen terhadap security of supply. Tapi kenyataannya, harga tidak bergeming," ujarnya.Opsi ketiga, significant increase production. "Sehingga memberi dampak psikologis terhadap produksi OPEC," kata Purnomo.Menurut dia, harga minyak mentah dunia saat ini yang tinggi banyak dipengaruhi faktor-faktor nonfundamental. Bisa faktor psikologis, geopolitik, bisa juga kekhawatiran kondisi Timur Tengah karena sebentar lagi ada pemerintahan baru di Irak.Mengenai pertemuan anggota OPEC di Amsterdam yang tidak mengeluarkan keputusan, Purnomo menjelaskan, pertemuan tersebut hanya bersifat informal dan external meeting."Tapi dalam pertemuan itu kita senang. Karena konsumen dan produsen menyadari sepenuhnya kalau kenaikan harga minyak bukan disebabkan faktor fundamentalis. Tapi karena supply di market cukup besar," katanya.Tidak khawatir akan over supply pada kwartal III? "Di kwartal ketiga, demand akan meningkat lagi. Sebentar lagi akan dimulai dry season (demand minyak turun). Kita masih menunggu adanya pemerintahan baru di Irak. Saat ini posisinya belum jelas. Padahal itu akan mempengaruhi tingkat produksi di sana, terutama di daerah Basra," urai Purnomo.Pada awal bulan Mei 2004, harga minyak mentah dunia mencapai tingkat 40 dolar per barel untuk pertama kalinya. Kelompok Tujuh negara industri (G7) menyerukan agar negara-negara anggota OPEC meningkatkan produksi minyak.Pertemuan anggota OPEC baru-baru ini di Amsterdam belum sepakat mengenai keputusan peningkatan produksi. Hal itu akan ditetapkan pada pertemuan di Beirut 3 Juni 2004.Arab Saudi telah mendorong OPEC meningkatkan produksi dengan 2,0 juta barel per hari dan menjanjikan pihaknya akan memompa lebih banyak minyaknya dalam setiap kesempatan. Sementara G7 menginginkan OPEC mematuhi komitmen jangka panjang untuk menstabilkan harga minyak antara 22-28 dolar per barel. (sss/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads