Perketat Impor Sapi, Pemerintah Klaim RI Bebas PMK

Perketat Impor Sapi, Pemerintah Klaim RI Bebas PMK

- detikFinance
Jumat, 11 Mar 2011 13:20 WIB
Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Suswono menegaskan sampai saat ini Indonesia merupakan negara yang bebas penyakit mulut dan kuku (PMK). Indonesia menerapkan kebijakan maximum biosecurity melalui penerapan prosedur importasi hewan dan produk asal hewan.

Hal ini disampaikan Suswono pada acara The 17th Meeting of The OIE Sub-Commission for FMD in South East Asia and China (SEACFMD) di Denpasar, Bali seperti yang dikutip dari situs kementerian pertanian, Jumat (11//3/2011).

"Meskipun Indonesia dimungkinkan mengimpor sapi hidup dari negara belum bebas PMK namun pemerintah tidak ingin mengambil resiko karena itu harus dilakukan proteksi," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakannya bahwa sejak 1986 Indonesia sudah dinyatakan bebas PMK oleh Organisasi Kesehatan Hewan Internasional (OIE). Menurut Suswono Indonesia berjuang keras untuk memerangi penyakit yang menyerang sapi, kerbau, babi, kambing, serta ternak berkuku tersebut.

Ia menjelaskan pencegahan penyakit mulut dan kuku sangat penting, karena penyakit ini memiliki tingkat penyebaran yang sangat cepat sehingga mampu menimbulkan kerugian ekonomi yang luar biasa akibat hambatan yang terjadi dalam perdagangan internasional maupun domestik.

Selain itu, dampak langsungnya yaitu terhadap kesehatan maupun reproduksi ternak.

Kegiatan The 17th Meeting of The OIE Sub-Commission for FMD in South East Asia and China (SEACFMD) berlangsung sejak 7-11 Maret 2011 antara lain membahas revisi Roadmap 2020.

SEAFMD didirikan OIE di 1997 untuk mengkampanyekan pengendalian dan pemberantasan PMK di Asia. Pada awalnya, pertemuan ini beranggotakan tujuh negara yaitu Kamboja, Laos, Myanmar, Malaysia, Philipina, Thailand, dan Vietnam.

Kemudian pada 2000 Indonesia masuk sebagai anggota kedelapan Kemudian pada Mei 2010 menyusul Brunei, Singapura dan China menjadi anggota sehingga namanya berubah menjadi SEACFMD.
(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads