Di Hadapan Traders, 'Wonderful Indonesia' Diluncurkan

ITB Berlin 2011

Di Hadapan Traders, 'Wonderful Indonesia' Diluncurkan

- detikFinance
Sabtu, 12 Mar 2011 18:54 WIB
Di Hadapan Traders, Wonderful Indonesia Diluncurkan
Berlin - Delegasi Indonesia meluncurkan brand pariwisata terbaru Wonderful Indonesia di hadapan para traders pada International Turismus Börse (ITB) 2001 Berlin.

"Kehadiran Indonesia di ITB Berlin akan berdampak positif bagi pariwisata nasional dan memberikan kontribusi pada perekonomian kita," ujar ketua delegasi, Dirjen Pariwisata Kembudpar, Dr. Sapta Nirwandar (10/3/2011).

Menurut Dirjen, tahun 2011 ini Indonesia mencanangkan ambisi menaikkan angka kunjungan wisman menjadi 7,7 orang dari sebelumnya 7,2 orang (2010). Dengan demikian akan semakin besar devisa yang akan diperoleh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Capaian angka kunjungan wisman 7,2 juta orang tahun lalu telah menyumbang US$7,6 miliar ke kas negara dan menempatkan pariwisata sebagai penyumbang devisa terbesar ketiga.

Seperti disampaikan Fungsi Penerangan, Sosial, Budaya KBRI Berlin Purno Widodo kepada detikfinance, pada ITB 2011 ini Dirjen mengerahkan delegasi terdiri dari 5 Dinas Pariwisata Daerah serta 79 swasta pelaku industri pariwisata.

Aktivitas delegasi Indonesia selama di ITB (9-13/3/2011) meliputi pameran, travel exchange, wawancara media, penampilan seni dan budaya, awareness campaign, industrial gathering dan berbagai demo menarik, dengan menempati anjungan strategis di Hall 26A.

ITB Berlin diklaim sebagai pameran pariwisata terbesar di dunia dan menjadi salah satu penggerak penting industri pariwisata. Tahun lalu ITB diikuti oleh 11.127 peserta dari 187 negara, dikunjungi oleh lebih dari 180.000 orang dari 180 negara dan mencatat transaksi sekitar EUR 6 miliar.

Wisman Jerman

Jerman sendiri tetap menjadi salah satu pasar utama Indonesia dengan capaian total kunjungan ke Indonesia tahun 2010 sebanyak 138.000 orang, meningkat sebesar 9,85% dari tahun sebelumnya.

Dirjen meyakini bahwa potensi untuk mendatangkan wisman Jerman ke Indonesia masih terbuka lebar, mengingat warga Jerman gemar melakukan liburan ke luarnegeri dan mempunyai hak libur enam pekan dalam setahun.

Sedangkan wisman Jerman umumnya merupakan high-spending-tourist dengan rata-rata pengeluaran mencapai sekitar US$ 1.446 dan lama menginap 13 hari.

Dapat dicatat pula bahwa warga Jerman juga menaruh perhatian pada Eco-Tourism yang sedang digalakan di Indonesia.

Highlight

Begitu banyak hal ditawarkan Indonesia: alamnya, keramahtamahan penduduknya, citarasa makanannya. Lebih menarik lagi, pariwisata di Indonesia berkualitas tinggi dengan menekankan value for money.

Berbagai highlight pariwisata tahun 2011 ini mencakup antara lain Java Jazz Festival (Maret), Bali Art Festival (Juni-Juli), serta Borobudur Festival (Juli), yang rencananya akan dihadiri tokoh publik dunia yakni aktor Richard Gere.

Untuk meningkatkan wisman Jerman ke Indonesia, sebelumnya banyak upaya telah dilakukan KBRI Berlin dengan mengikuti pameran wisata di berbagai kota di Jerman, serta menggelar pertemuan dengan para tour operator dan travel media dalam forum Indonesia Update bertema pariwisata, Februari lalu.

Selain itu juga mendorong partisipasi pemerintah daerah melalui ajang Tourism, Trade and Investment yang merupakan program promosi terpadu dengan mengundang Pemda Sumsel, Sumbar, Jatim dan Papua di München (4-5/11/2010).

Program tersebut akan ditindaklanjuti dengan penyelenggaraan Update from Region yang dijadwalkan berlangsung pada April 2011 dengan menampilan Pemda Sulawesi Utara.

(es/es)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads