βPerlu upaya kira-kira 3-8 tahun untuk membangun kembali sektor UKM di Jepang yang terkena langsung dampak dari musibah ini. Kita perlu juga mencermati dan berjaga jaga dampak hal tersebut kepada sektor UKM di negara kita,β kata Ketua Bidang Perdagangan Luar Negeri Himpunan Pengusaha MudaΒ Indonesia (HIPMI) Harry Warganegara mengatakan siaran persnya, Minggu (13/3/2011)
Harry mengatakan, beberapa industri dan perdagangan Indonesia berhubungan langsung dengan pasar Jepang seperti industri alat elektronik, alas kaki, furniture, parawisata dan lain-lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
segera diantisipasi jangan sampai berimbas kepada sektor UKM kita juga kedepannya,β serunya.
Ketua Umum Himpunan Pengusaha muda Indonesia (HIPMI) Erwin Aksa mengatakan Jepang merupakan pasar yang potensial untuk UKM Indonesia.
menurutnya pemerintah harus segera mengantisipasi sektor perdagangan pasca tsunami. Hal ini dapat membuat beberapa usaha, khususnya usaha kecil dan menengah tidak dapat melakukan aktivitas perdagangan.
"Banyak UKM kita yang bisa kehilangan pasar di sana," ungkapnya.
(hen/hen)











































