Sektor UKM Terancam Dampak Bencana Tsunami Jepang

Sektor UKM Terancam Dampak Bencana Tsunami Jepang

- detikFinance
Minggu, 13 Mar 2011 17:27 WIB
Jakarta - Rata-rata penyerap produk usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia di Jepang adalah sektor UKM juga di Jepang. Dibutuhkan waktu tiga sampai delapan tahun untuk membangun kembali sektor UKM di Jepang.

β€œPerlu upaya kira-kira 3-8 tahun untuk membangun kembali sektor UKM di Jepang yang terkena langsung dampak dari musibah ini. Kita perlu juga mencermati dan berjaga jaga dampak hal tersebut kepada sektor UKM di negara kita,” kata Ketua Bidang Perdagangan Luar Negeri Himpunan Pengusaha MudaΒ  Indonesia (HIPMI) Harry Warganegara mengatakan siaran persnya, Minggu (13/3/2011)

Harry mengatakan, beberapa industri dan perdagangan Indonesia berhubungan langsung dengan pasar Jepang seperti industri alat elektronik, alas kaki, furniture, parawisata dan lain-lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€œHal ini yang harus bisa kita antisipasi dengan memprediksi akan adanya pengurangan demand atau permintaan dari Jepang dan untuk itu hal ini harus
segera diantisipasi jangan sampai berimbas kepada sektor UKM kita juga kedepannya,” serunya.

Ketua Umum Himpunan Pengusaha muda Indonesia (HIPMI) Erwin Aksa mengatakan Jepang merupakan pasar yang potensial untuk UKM Indonesia.

menurutnya pemerintah harus segera mengantisipasi sektor perdagangan pasca tsunami. Hal ini dapat membuat beberapa usaha, khususnya usaha kecil dan menengah tidak dapat melakukan aktivitas perdagangan.

"Banyak UKM kita yang bisa kehilangan pasar di sana," ungkapnya.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads