Pengusaha-Kepala Daerah Jatim Upayakan Iklim Usaha Kondusif

Pengusaha-Kepala Daerah Jatim Upayakan Iklim Usaha Kondusif

- detikFinance
Senin, 31 Mei 2004 01:31 WIB
Jakarta - Para pengusaha dan kepala daerah se-Jatim akan bekerja sama menciptakan iklim usaha dan perdagangan yang kondusif. Mereka membentuk Forum Jatim.Sebanyak 300 anggota delegasi yang terdiri dari para pengusaha, bupati, walikota, kepala dinas, dan ketua Bappeda dari berbagai kabupaten dan kota di Jatim akan bertemu di Hotel Shangri-La Surabaya pada Selasa 1 Juni 2004.Dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Minggu (30/5/2004), disebutkan, pertemuan itu dilakukan karena belum maksimalnya koordinasi pemerintah kabupaten dan kota di Jatim dalam menangani pemasalahan perdagangan antar-daerah dan memperbaiki iklim investasi.Hasil yang diharapkan dari forum itu, peningkatan kondusifitas iklim investasi dan perdagangan di Jatim. Poin terpenting, masukan bagi rencana strategis pembangun daerah Jatim yang berbasis pada partisipasi masyarakat.Pertemuan yang disebut sebagai Forum Jatim itu merupakan hasil kerja sama Pemprov Jatim dengan Bank Dunia dan The Asia Foundation."Sudah saatnya bupati dan walikota merapatkan barisan untuk mengatasi masalah perdagangan antar-daerah. Nanti yang mendapatkan manfaat bukan hanya pengusaha, tapi juga pemerintah daerah dan masyarakat Jatim," kata Perwakilan Asia Foundation Douglas Ramage.Sedangkan Koordinator Infrastruktur Bank Dunia di Indonesia Aniruddha Dasgupta menilai sangat penting bagi pemerintah daerah mengerti isu yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi di daerahnya. Kemudian ada tindakan bersama yang bisa dilakukan pemerintah daerah dan sektor swasta."Sektor swasta di Jatim sangat dinamis. Forum ini penting untuk meningkatkan daya saing iklim investasi Jatim," kata Andrew Steer selaku country director Bank Dunia di Indonesia.Forum Jatim akan dibuka Gubernur Jatim Imam Utomo. Akan turut hadir Menko Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro Jakti untuk memberikan kata sambutan. (sss/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads