"Kita sudah melaporkan ke Wapres bahwa kita sudah melakukan regrouping per kecepatan kapal sehingga yang lambat itu nanti dilayani di satu dermaga tersendiri, yang kecepatannya di atas 10 knot misalnya itu dermaganya tersendiri," kata Menteri Perhubungan Freddy Numberi usai rapat di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (16/3/2011).
"Makanya kita bangun dermaga dalam pengembangan ini dalam tiap pelabuhan itu sampai enam dermaga. Jadi di Merak ditambah menjadi 6 dermaga, di Bakauheni juga sama," lanjut dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi total Rp 1 triliun untuk Bakauheni," lanjut Freddy seraya menambahkan Pelabuhan Merak juga akan dibangun terminal baru Rp 35 miliar.
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ini mengatakan, idealnya setiap hari pelabuhan Merak-Bakauheni dilayani 24 kapal. Ke-24 kapal tersebut masing-masing mempunyai 4 trip, sehingga total sehari ada 96 trip kapal antar kedua pelabuhan.
"Tapi kalau dia berkurang dari itu, seperti kemarin ada kerusakan dan docking 7 kapal, hingga hanya ada 16 kapal, itu per jam tersisa 48 kapal. Kalau dia bertumpuk sampai 5-6 jam, itu bisa sampai ribuan (antrean kendaraan) karena bertambah tapi tidak terangkut," ucap Freddy.
(irw/ang)











































