Jumlah Wisman Turun 9,07%
Selasa, 01 Jun 2004 15:54 WIB
Jakarta - Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia lewat 13 pintu masuk pada April 2004 berdasarkan data BPS mengalami penurunan 9,07 persen dari posisi Maret sebesar 354.291 orang menjadi 322.146 orang.Pneurunan pada April ini merupakan trend yang biasa terjadi karena terkait dengan low season bagi wisman yang datang ke Indonesia. Namun menurut Kepala BPS Soedarti Surbakti, di Jakarta, Selasa (1/6/2004) jika dibandingkan bulan sama tahun 2003 jumlah wisman pada April naik cukup tinggi yakni 57,48 persen."Pemilu legislatif yang berlansung 5 April 2004 lalu yang awalnya diperkirakan berpengaruh terharap kestabilan keamanan ternyata dapat berjalan dengan aman dan tertib tidak berpengaruh pada kunjungan wisman," katanya.Secara kumulatif sampai April 2004, jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia mencapai 1,36 juta orang atau naik 27,71 persen dibanding jumlah wisman pada periode sama tahun 2003.Penurunan terbesar jumlah kunjungan wisman pada April 2004 terjadi di Bandara Hasanuddin yang mencapai 100 persen diikuti Tabing 58,80 persen dan Batam 32,59 persen.Mengenai tingkat penghunian kamar hotel berbintang di 10 daerah tujuan wisata (DTW) di Indonesia pada Maret tercatat rata-rata 43,24 persen turun 0,78 persen dibanding Februari 2004. DKI Jakarta menempati urutan tertinggi dengan TPK 51,74 persen dan sebaliknya TPK di Bali mengalami penurunan dari 45,98 persen menjadi 41,49 persen.Sementara rata-rata menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di 10 DTW di Indonesia pada Maret 2004 tercatat 2,18 hari atau naik 0,09 hari dibanding Februari 2004. Secara keseluruhan rata-rata lama menginap tamu asing pada Maret lebih tinggi dibanding tamu Indonesia yaitu 3,43 hari untuk tamu asing dan 1,81 hari untuk tamu Indonesia."Ini terjadi hampir diseluruh propinsi dearah tujuan wisata kecuali propinsi Bali yang rata-rata lama menginap tamu mencapai 3,93 hari," kata Soedarti.Sementara mengenai perkembangan transportasi nasional disebutkan jumlah penumpang kereta api pada April 2004 mencapai 11,74 juta orang turun 4,51 persen. Sedangkan penumpang pelayaran dalam negeri tercatat 1,15 juta orang atau turun 10,09 persen dan jumlah penumpang angkutan udara tujuan luar negeri turun 0,39 persen menjadi 358,1 ribu orang dan penumpang domestik turun 2,15 persen menjadi 1,56 juta orang.
(san/)











































