"Kita punya APBN saat ini 1,78 persen tapi kalau ada pergerakan-pergerakan, kalau realisasikan itu masih 1,86 persen," ujar Menteri Keuangan Agus Martowardojo dalam seminar dengan wartawan, di Putri Duyung Cottege, Jakarta, Sabtu (19/3/2011).
Agus Marto mengakui harga ICP akan melebihi target dalam APBN 2011 sebesar USD 80 per barel. "Harga rata-rata akan ada di atas 80 dolar, di atas APBN," ujarnya
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ICP 100 pun, ekonomi kita masih terjaga. Tapi kalau rupiah melemah (enggak), tapi kalau Rp 8.800, ICP 100 masih kuat. dengan begitu defisit tidak lebih dari 2 persen," tegasnya.
Harga minyak per 14 Maret 2011 adalah WTI USD 101,19 barel, Brent USD 113,67, ICP USD 113,03 per barel. Rata-rata harga ICP April 2010-Maret 2011 sebesar USD 86,35 per barel.
(nia/ang)











































