"Ada dua hal yang akan terkena imbas langsung dari teror bom yakni pariwisata dan investasi," ujar Firmanzah ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Minggu (20/3/2011).
Menurutnya, teror bom akhir-akhir ini akan meningkatkan risiko keamanan alias security risk dan akan semakin berbahaya kalau dibiarkan akan masuk ke dalam risiko kemanan di tingkat negara alias country risk. Sudah pasti, lanjut Firmanzah teror bom tersebut juga akan meningkatkan keresahan masayarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Teror bom itu kalau terus menerus akan meningkatkan security risk yang kemudian akan masuk ke country risk. Sudah pasti tingkat keresahan masyarakat juga timbul. Dengan adanya keresahan maka persepsi investor juga berpengaruh untuk menanamkan investasinya selain itu dampaknya terhadap pariwisata kita dimana turis akan mengurungkan niatnya kepada negara yang dilanda teror bom," katanya.
Selain itu, Firmanzah juga mengharapkan pihak kepolisian dibantu masyarakat segera menyelesaikan masalah teror bom ini dan segera menangkap pelaku teror. Hal ini agar tidak menimbulkan keadaan yang lebih buruk.
"Harus segera dicari solusi untuk ini dan pelakunya harus segera ditangkap," kata Dia.
Sejauh ini Bank Indonesia (BI) mengungkapkan maraknya ancaman dan ledakan bom yang terjadi belakangan belum memengaruhi persepsi investor. Bank sentral percaya investor masih optimistis terhadap perekonomian Indonesia. Menteri Perekonomian Hatta Rajasa meminta bangsa Indonesia untuk tidak saling melukai. Perekonomian Indonesia saat ini sedang bagus-bagusnya, jangan sampai terganggu oleh teror bom.
Hatta mengharapkan, adanya teror bom tidak menganggu perekonomian negara yang sedang dalam masa baik.
Seperti diketahui, Jakarta sedang dilanda teror paket berisi buku yang dipasangi bom. Saat ini sudah ada beberapa ancaman bom yang tersebar di wilayah Jakarta terhitung mulai Selasa 15 Maret 2011.
Bom itu tersebar di beberapa tempat antara lain di Utan Kayu, Gedung BNN, rumah artis Ahmad Dhani, di Sentral Senayan dan Plaza Senayan. Beberapa bom sudah sengaja diledakan oleh tim gegana agar tidak memakan korban.
(dru/dru)










































