Pasca Tsunami, Penerbangan ke Jepang Masih Ramai

Pasca Tsunami, Penerbangan ke Jepang Masih Ramai

- detikFinance
Minggu, 20 Mar 2011 15:35 WIB
Jakarta - Bencana gempa dan tsunami tidak terlalu berpengaruh banyak kepada jumlah penumpang PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) yang terbang ke Jepang. Bahkan, jumlah penumpang yang ingin pergi ke Negeri Bunga Sakura tersebut setelah terjadinya bencana gempa dan tsunami relatif tetap.

Demikian diungkapkan VP Corporate Communications PT Garuda Indonesia, Pujobroto ketika dihubungi detikFinance Minggu (20/3/2011).

"Sejauh ini, setiap hari terus ada pembukuan penerbangan baru dari Denpasar dan dari Tokyo," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, penerbangan ke Jepang masih berjalan seperti biasanya sebelum terjadinya bencana. Perjalanan dari Jakarta menuju Tokyo dan dari Denpasar menuju Tokyo dan Osaka masih terbang setiap harinya.

Pujobroto menambahkan, tidak berpengaruhnya penerbangan ke Jepang disebabkan masih terbangnya penumpang-penumpang untuk urusan bisnis.

"Penumpang untuk melakukan bisnis tetap melakukan perjalanan," ungkapnya.

Di samping itu, ada sejumlah penurunan terhadap penumpang yang bertujuan wisata ke Jepang sebesar 5%. Namun, hal tersebut tidak terlalu berpengaruh karena sampai saat ini para pelancong tetap banyak yang pergi ke Jepang.

"Beberapa penumpang sempat tidak jadi berangkat, tapi setiap hari tetap ada pembukuan baru," tambahnya.
(dru/dru)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads