Demikian disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa saat ditemui di kantor Kedubes Jepang, Jalan Thamrin, Jakarta, Senin (21/3/2011).
"Indonesia telah memberikan dana sebesar US$ 2 juta dan memberikan tim bantuan 15 orang ke Jepang. Di sini jangan jumlahnya dilihat, tapi itikad baiknya," tutur Marty.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain dana dan tim, kita juga telah memberikan bantuan dalam bentuk selimut," ucapnya.
Marty menambahkan, pemerintah saat ini terus memperhatikan upaya Jepang dalam mengatasi radiasi nuklir yang terjadi.
"Saat ini kondisi membaik, tapi pemerintah tetap waspada kalau situasi memburuk, tukas Marty.
(dnl/qom)
