Fadel Curigai Mafia Impor Ikan Bermain

Fadel Curigai Mafia Impor Ikan Bermain

- detikFinance
Selasa, 22 Mar 2011 15:57 WIB
Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikana Fadel Muhammad mencurigai adanya permainan para mafia terkait maraknya impor ikan akhir-akhir ini. Para mafia itu beroperasi di Jakarta, Medan, dan Surabaya, yang melibatkan pengusaha lokal yang bekerjasama dengan pengusaha asing dari China.

"Menurut saya ada indikasi (permainan), karena setelah saya teliti 13 perusahaan importir ini dimiliki 3-4 orang. Saya curiga ada mafia, di mobil saya ada nama PT-PT nya," kata Fadel di Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/3/2011).

Menurutnya pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan tak segan-segan mengambil tindakan terhadap 13 perusahaa importir tersebut. Bahkan ia akan mengambil tindakan mem-blacklist perusahaan-perusahaan nakal tersebut. "Saya minta mereka di-blacklist," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fadel menuturkan praktik importasi ikan ini sudah berlangsung lama. Menurutnya tingkah laku pengimpor ikan ini benar-benar merusak para nelayan lokal. Para importir ini, lanjut Fadel, hanya bermodal  sepotong surat ekspor-impor mampu memasukan barang semaunya importir tersebut.

"Ada dari pihak Kadin (Kamar Dagang dan Industri) yang menelpon saya terkait impor ikan ilegal itu, saya bilang tidak ada toleransi, kompromi," katanya.

Permainan para importir ini juga disampaikan oleh Mantan Menko Perekonomian Ginandjar Kartasasmita. Menurutnya para pejabat pemerintah harus sadar terhadap potensi lobi-lobi para importir yang cenderung mengajak kompromi.

"Saya dengar dari Pak Fadel (Menteri Kelautan dan Perikanan) ada usaha untuk memberi sesuatu didalam amplop kepadanya, yang serta merta ditolaknya. Pak Fadel juga mendapat banyak telpon dan SMS, termasuk dari pejabat dan politisi, diantaranya anggota DPR, yang minta agar beliau meninjau kembali keputusannya," ucap Ginandjar.
(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads