DPR Pilih 21 Nama Calon Pimpinan dan Anggota BPK

DPR Pilih 21 Nama Calon Pimpinan dan Anggota BPK

- detikFinance
Rabu, 02 Jun 2004 18:11 WIB
Jakarta - Setelah melalui rapat yang cukup alot dan berakhir dengan voting, Komisi IX DPR RI akhirnya memutuskan 21 nama calon ketua, wakil ketua dan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).Anwar Nasution yang kini menjabat deputi gubernur senior BI menjadi calon kuat ketua BPK dengan dukungan 9 fraksi di DPR. Sementara urutan kedua dengan dukungan 4 fraksi ditempati Baihaki Hakim, ketiga Mustopadijaya dengan dukungan 3 fraksi.Namun urutan nama itu menurut Ketua Komisi IX DPR RI Emir Moeis, Rabu (2/6/2004) tidak menentukan apakah calon itu nantinya akan benar-benar terpilih karena penentuan nama-nama yang terpilih ditetapkan oleh presiden lewat hak prerogatifnya.Untuk tiga calon wakil ketua yang telah ditetapkan adalah: Azwar Siregar, Abdullah Zainie dan Farid Prawiranegara.Sedangkan untuk tiga calon anggota BPK I adalah: Muhammad Mukrom As'ad, Imran dan Akmad Syakhroza. Untuk tiga calon anggota BPK II ditetapkan Baharuddin Aritonang, Ambai Boestan dan Dachlan Abdul Hamied. Tiga calon anggota BPK III adalah: Hasan Bisri, Sulistyadi dan Suparto.Adapun calon anggota BPK IV adalah Udju Djuhaeri, Azhar Muchlis dan Anwar Isham. Calon anggota BPK V adalah: Sapta Amal Damandari, Zacki Umar Baridwan dan I Gusti Agung Rai. Menurut Emir, penetapan calon-calon itu ditetapkan pada kesepakatan fraksi-fraksi dan bukan berdasarkan bobot. Dimana fraksi-fraksi memilih calon yang diunggulkan. Namun karena ada beberapa faktor akhirnya diputuskan secara voting.Ke-21 nama calon ketua, wakil dan anggota BPK ini akan disampaikan ke presiden pada 7 Juni 2004 setelah disahkan lewat rapat paripurna dan disampaikan hasilnya kepada pimpinan DPR."Nanti presiden memiliki hak prerogatif untuk memilih calon-calon itu. Jadi hak pilih tidak hanya di DPR saja. Kita berharap secepatnya diputuskan," ujarnya.Dijelaskan proses penetapan ke-21 nama ini kebalikan dari proses pemilihan deputi gubernur senior BI dimana untuk DGS presiden mengajukan tiga nama dan DPR memilih satu yang diunggulkan."Nomor urut calon ini tidak menentukan dia akan terpilih tapi ini boleh dijadikan pertimbangan. Sebab ini hasil penilaian DPR dan pemerintah tentunya punya penilaian sendiri dengan aparat yang lebih banyak. Jadi belum tentu peluang besar yang dipilih Anwar Nasution," katanya.Emir juga menyebutkan ada beberapa anggota Komisi IX yang masuk dalam nominasi. Namun diyakini proses penilaian dari DPR tetap memegang pada ketentuan yang ada dalam arti anggota DPR yang kebetulan anggota Komisi IX yang masuk ke pancalonan itu tidak dilibatkan dalam fit and proper test calon lain termasuk tidak miliki hak voting.Awalnya Emir berharap proses pemilihan ini dapat dilakukan melalui mekanisme musyawarah mufakat namun hal itu tidak disetujui anggota lain yang akhirnya diputuskan dengan voting. Adapun fraksi yang mendukung Anwar Nasution sebagai adalah F-PDIP, FPG, FPP, FPKB, F-TNI/Polri, Fraksi Reformasi, FKKI, FBB dan FPDU. Sedangkan empat fraksi yang mendukung Baihaki Hakim adalah F-PDIP, FPG, FBB dan FPDU dan tiga fraksi lain yang medukung Mustopadijaya adalah F-PDIP, FPG dan FPDU.Sebelumnya proses fit and proper test ini melibatkan 39 calon hingga akhirnya diputuskan menjadi 21 calon. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads