PLN-Pertamina Teken MoU LNG Receiving Terminal
Kamis, 03 Jun 2004 18:14 WIB
Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Pertamina menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MOU) untuk pembangunan terminal penerima gas alam cair (LNG receiving terminal) dan fasilitas regasifikasi di Cilegon, Jawa Barat. Dengan penandatanganan tersebut diharapkan Pertamina dapat memenuhi kebutuhan pasokan LNG bagi terminal ini. Selain itu, Pertamina juga akan bekerjasama dalam pembangunan dan pengoperasian sekaligus memasarkan gas hasil regasifikasi."Bagi PLN, bisnis LNG merupakan hal yang baru. Sehingga kami menilai Pertamina merupakan satu-satunya BUMN yang paling kompeten dan berpengalaman dalam bidang tersebut," ujar Direktur Utama PLN Eddie Widiono dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (3/6/2004).Menurut Eddie, pembangunan kedua proyek tersebut sangat mendesak karena makin besarnya defisit pasokan gas ke pembangkit-pembangkit PLN, khususnya di Jakarta dan Jawa Barat. Sementara pertumbuhan konsumsi listrik masyarakat terus meningkat. Dengan demikian PLN berharap instalasi terminal penerima gas dan fasilitas regasifikasi dapat beroperasi pada kuartal I 2007.PLN menargetkan kedua proyek itu dapat menampung gas sebesar 400 juta kaki kubik dan dapat ditingkatkan menjadi 1 triliun kaki kubik. Diperkirakan protektersebut akan menelan dana sebesar US$ 300 juta.
(asy/)











































