"Saya kemarin ke Singapura, dan kita masuk ke terminal dua yang tadinya kita terminal tiga malah. Jadi sekarang kita sudah naik kelas. Padahal pesawat kita belum berbadan lebar," kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar di DPR-RI, Jakarta, Rabu malam (31/3/2011)
Mustafa mengatakan dengan nantinya ada pesawat berbadan lebar Garuda, maka paling tidak bisa mengimbangi Malaysia Airlines dan maskapai lainnya. Ia optimis dengan permodalan Garuda yang bertambah hingga Rp 3,6 triliun maka Garuda ada kesempatn untuk memperbaiki armadanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehingga Mustafa menegaskan ia tak terima jika IPO Garuda telah gagal. Meskipun saat ini harga sahamnya naik turun itu merupakan kondisi umum dari pasar modal saham melemah.
"Bahwasanya ini mengambil hikmah dari apa yang terjadi kemarin bahwa ini apa kurang teliti perhitungkan, survey atau book building dan sebagainya, tapi yang jelas saya tidak akan biarkan mereka tergeleparkan dan kita selamatkan dengan cara mereka sendiri tanpa ada intervensi yang dari kami," katanya.
(hen/dnl)










































