Pada perdagangan Jumat (9/4/2011), harga emas di pasar spot sempat melaju menyentuh level tertinggi di US$ 1.474,6 per ounce, dan akhirnya ditutup di US$ 1.471,74 atau naik 1%. Dalam sepekan, harga emas telah naik 2,5%. Sementara di pasar berjangka, harga emas untuk pengiriman Juni naik 1% ke US$ 1.474,1 per ounce.
Trader memperkirakan harga emas bisa menyentuh level US$ 1.500 per ounce. Harga komoditas logam telah naik lebih dari 10% sejak Januari, dipicu oleh ketidakpastian di Timur Tengah dan Afrika Utara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain emas, harga perak juga naik 2,4% ke level US$ 40,5 per ounce, setelah sempat menyentuh US$ 40,73 per ounce pada perdagangan Jumat.
Korelasi berkebalikan antara emas dan dolar AS terus menguat sepanjang pekan ini. Melemahnya dolar AS terhadap euro hingga ke titik terendahnya dalam setahun terakhir semakin memicu kenaikan harga emas.
Seperti diketahui, harga emas terus melonjak sejak awal tahun ini menyusul ancaman inflasi yang mendorong investor berbondong-bondong memburu logam berharga tersebut karena dinilai tempat investasi paling aman dari inflasi.
(dnl/dnl)











































