Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Herry Bakti kepada detikFinance, Minggu (10/4/2011)
"Karyawan administrasinya, sejak minggu lalu. Intinya lebih banyak administrasi, yang di PHK," tegas Herry
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia (manajemen Mandala) tak menyampaikan jumlahnya," katanya.
Herry juga mengatakan, untuk karyawan awak kabin (pilot dan pramugari) lebih banyak dirumahkan. Beberapa pilot lainnya justru sudah direkrut oleh maskapai penerbangan lain.
Ia menambahkan, tindakan PHK tersebut tidak akan mengganggu rencana pengoperasian kembali Mandala. Sesuai dengan target sebelumnya, maskapai ini jika memungkinkan, dapat 'terbang' kembali dalam rentang waktu paling lambat hingga Mei 2011.
"Nggak juga (menghambat rencana operasi kembali). Mereka masih menargetkan Maret-Mei terbang," jelasnya.
Jauh sebelumnya pihak MandalaΒ menyatakan, tidak akan melakukan pemecatan atau PHK terhadap karyawannya, termasuk pilot meski operasi terhenti. Operasional perusahaan hanya akan dihentikan sementara sampai kondisi perusahaan membaik.
"Tidak ada rencana untuk PHK karyawan. Karena kami anggap perusahaan ini hanya stop sementara, ke depan masih ada prospek," kata Presiden Direktur Mandala Airlines Diono Nurjadin, Rabu (12/1/2011).
Seperti diketahui, Mandala menghentikan sementaraΒ penerbangannya mulai Kamis, 13 Januari 2011. Maskapai ini terlilit utang mencapai Rp 2,45 triliun kepada kreditur konkuren yang jumlahnya ratusan, dan utang ke kreditur separatis yaitu Bank Victoria Rp 54,14 miliar.
Pada 24 Februari 2011 mayoritas kreditur PT Mandala Airlines akhirnya menyetujuiΒ skema restrukturisasi utang yang diajukan manajemen. Setelah itu Mandala, dikabarkan masih fokus mencari investor baru untuk mendapatkan suntikan dana segar.
(hen/wep)











































