Sementara tingginya harga komoditas akhir-akhir ini akan menjadi tantangan bagi para pembuat kebijakan. Sedangkan masalah usang seperti pemulihan fiskal dan finansial serta reformasi dan rebalancing permintaan global masih menjadi pekerjaan yang harus diteruskan.
Demikian disampaikan IMF dalam 'World Economic Outlook' (WEO) yang dirilis setiap 2 tahun, seperti dikutip dari situsnya, Selasa (12/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, gangguan suplai minyak akan memberikan risiko pada proses pemulihan ekonomi global.
"Kekhawatiran sudah berbalik pada harga-harga komoditas. Harga komoditas sudah naik lebih dari ekspektasi, merefleksikan kombinasi pertumbuhan permintaan yang kuat dan sejumlah gangguan suplai. Hal tersebut meningkatkan kesamaan dengan masa stagflasi di era 1970-an, namun sepertinya tidak akan mengganggu pemulihan," ujar Oliver Blanchard, kepala ekonom IMF.
(qom/qom)











































