Kwik: Platform Ekonomi Mega-Hasyim Tidak Realistis
Rabu, 09 Jun 2004 13:34 WIB
Jakarta - Menneg PPN/Kepala Bappenas Kwik Kian Gie menilai platform ekonomi yang ditawarkan lima pasang capres dan cawapres cukup baik, namun pada umumnya masih kurang mencantumkan bagaimana upaya mencapainya. Bahkan, Kwik menilai platform ekonomi pasangan Megawati-Hasyim Muzadi banyak yang tidak realistis."Menurut pendapat saya apa pun yang mereka kemukakan itu baik dan bagus. Tapi, yang perlu disampaikan adalah bagaimana cara mencapainya," kata Kwik usai raker dengan Komisi IX di Gedung MPR/DPR, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu, (9/6/2004).Kwik mencontohkan, platform ekonomi Mega-Hasyim yang akan manciptakan lapangan kerja hingga 12,9 juta sangat tidak realistis. "Itu tidak realistis. Jadi tolong disebutkan bagaimana cara mencapainya, jangan hanya menulis yang indah-indah. Kalau cuma seperti itu saya akan tulis 40 juta sekalian," tandas Kwik.Kwik lalu mengaku tidak pernah dilibatkan dalam penyusunan platform ekonomi Mega-Hasyim karena pasangan ini menyusun platform-nya atas saran konsultan mereka. "Itu yang bikin Sri Adiningsih (ekonom UGM) sebagai konsultan. Tim sukses caranya itu dengan menyewa konsultan yang di luar partai. Saya tidak pernah diajak, tidak pernah diberi tahu dan tidak tahu apa-apa," ungkapnya.Meski pun demikian, lanjut Kwik, ada sejumlah program dari pasangan capres dan cawapres dinilainya cukup komprehensif dan konkrit. "Kalau pasangan lain itu bervariasi. Pada umumnya masih kurang dalam menyampaikan how to achieve, tetapi ada tim-tim yang lebih konrit, seperti yang disampaikan Dradjat H. Wibowo dan Didik Rachbini (tim sukses Amien Rais-Siswono Yudohusodo)," paparnya.Kendati mengaku kecewa dengan platform ekonomi pasangan Mega-Hasyim, Kwik mengaku tetap mendukung Megawati sebagai presiden. "Meski rahasia saya perlu sampaikan pada 5 Juli nanti saya tetap pilih Ibu Mega," tandasnya.
(mi/)











































