Demikian disampaikan Menteri BUMN, Mustafa Abubakar di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (15/4/2011).
"Tidak juga (mengganggu kinerja). Direktur full semua, dan tidak ada portofolio (untuk Wadirut), tapi kita akan perkuat lagi," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pembahasan pengganti Wadirut yang kini kosong, Mustafa akan memanggil manajemen Merpati untuk meminta tanggapan perihal mengunduran diri Adhy Gunawan. Pekan depan, dijadwalkan manajemen Merpati akan menghadap pemegang saham.
"Senin ke Bogor, jadi minggu depan," tuturnya.
Pertimbangan awal atas pengganti Adhy, akan diserahkan sepenuhnya kepada jajaran direksi maskapai penerbangan perintis ini. "(Penggantinya?) Ada baiknya ke BOD," tegas Mustafa.
Hingga kini, tidak diketahui secara rinci alasan pengunduran diri Adhy. Dari surat resign yang disampaikan, hanya dijelaskan bahwa Adhy tidak dapat melanjutkan pekerjaannya sebagai Wadirut.
Sebelumnya, Mustafa mengakui akan segera mencari pengganti Adhy Gunawan dari orang dalam.
(wep/ang)











































