"Kita gratiskan sampai mendapatkan badan usaha (operator), akhir Mei sudah ada badan usahanya. Jadi selama belum ada, itu gratis," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Achmad Gani Gazali kepada detikFinance, Senin malam (18/4/2011).
Gani menjelaskan proses pelelangan untuk mendapatkan siapa yang berhak menjadi operator tol seksi E-1 Rorotan-Cilincing kini sudah dilakukan. Proses kualifikasi lelang sudah dilakukan tanggal 15 April 2011.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam proses kualifikasi tersebut, terdapat lima operator yang akan diputuskan oleh pemerintah untuk mengoperasikan jalan tol E-1. Yaitu PT Jalantol Lingkarluar Jakarta (JLJ), PT Citra Marga Nushapala Persada (CMNP) Tbk, PT Bumi Serpong Damai (BSD), PT Marga Mandala Sakti (MMS), dan PT Jalantol Lingkar Baratsatu (JLB).
Ruas jalan tol E-1 Rorotan-Cilincing merupakan rangkaian jalan tol akses Tanjung Priok yang terdiri dari tujuh seksi dengan total panjang sekitar 16,67 Km. Yakni, seksi E-1, E-2, E-2A, NS Direct Ramp , NS Link, W1 dan W2. Tol Akses Tanjung Priok dibangun dengan dana pinjaman dari pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA).
Untuk ruas jalan tol seksi E-2 saat ini sudah mendapat persetujuan finansial oleh JICA dan sudah ada pemenangnya yakni PT Waskita Karya. Sedangkan untuk ruas tol seksi E-2 saat ini masih persetujuan evaluasi adminstrasi teknis oleh JICA.
(hen/qom)










































