Tarif Tol Rorotan-Cilincing Bakal Berkisar Rp 2000-3000

Tarif Tol Rorotan-Cilincing Bakal Berkisar Rp 2000-3000

- detikFinance
Selasa, 19 Apr 2011 08:25 WIB
Tarif Tol Rorotan-Cilincing Bakal Berkisar Rp 2000-3000
Jakarta - Tol akses Tanjung Priok dari Rorotan-Cilincing (E-1) masih gratis hingga akhir Mei. Nantinya, tarif tol ini akan ditetapkan berkisar Rp 2.000-3.000. Tarif tol baru ini akan dikenakan pada akhir Mei 2011 karena saat ini masih tahap uji coba alias digratiskan masih menunggu pemenang operatornya.

"Surat keputusannya belum keluar secara resmi, jadi nggak etis saya sampaikan, tapi rentang tarifnya itu antara Rp 2.000-3.000 untuk golongan satu," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Achmad Gani Gazali kepada detikFinance, Senin malam (18/4/2011).

Menurutnya jika tol itu sudah beroperasi maka dana hasil tarif tol sepanjang 3,4 Km itu akan diprioritaskan untuk perawatan dan operasional. Jika arus lalu lintas sudah tinggi dan memiliki kelebihan hasil dari tarif maka akan dimasukan ke dalam kas negara

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita belum tahu mau diputer kemana, kita belum tahu arus lalu lintasnya, tapi minimal untuk pemeliraan dulu," katanya.

Gani menambahkan meski saat ini masih dalam tahap uji coba dan belum mendapatkan operator. Namun ia memastikan tol akses Tanjung Priok dari Rorotan-Cilincing tetap dalam pengawasan.

"Kalau ada mogok, kita minta tolong Jasa Marga untuk tarik, kita koordinasi kepolisian kalau ada kecelakaan," katanya.

Selama ini sekitar 48% kapasitas non eksisting untuk ruas jalan tol menuju Pelabuhan Tanjung Priok adalah kendaraan berat pengangkut barang. Sehingga dibutuhkan jalan alternatif menuju Pelabuhan Tanjung Priok agar aktivitas barang dan orang menuju pelabuhan tidak tertumpuk di satu titik jalan tol.

Dengan dilakukan uji coba seksi E-1 ini diharapkan bisa memperoleh kontribusi besar untuk menunjang pengangkutan barang dan orang menuju Tanjung Priok. Juga bisa mengurangi beban lalu lintas tol dalam kota yang sangat padat mencapai lalu lintas harian rata-rata (LHR) 520.000 kendaraan per hari.

Tol akses Tanjung Priok seksi E-1 dimulai dari Rorotan-Cilincing sepanjang 3,4 km yang merupakan proyek tol yang didanai dari dana pemerintah. Pengerjaan kontrak E-1 ditandatangani Desember 2008 dengan nilai kontrak Rp 722 miliar.

Seperti diketahui pemerintah melalui Kementerian PU membangun jalan tol akses Tanjung Priok sepanjang 16,67 km. Terdiri dari enam seksi. yang didanai oleh pinjaman Jepang (JICA). Beberapa seksi itu antara lain Seksi E-1, Seksi E-2, Seksi E-2A, Seksi NS Link, Seksi W, Seksi W2, dan Seksi NS Direct Ramp.

Seksi E-2 ruas Cilincing-Jampea sepanjang 2,74 km saat ini sudah mendapat persetujuan finansial oleh JICA dengan rencana pelaksanaan konstruksi mulai  April 2011-Agustus 2013. Bagian ruas Seksi E-2A sepanjang 1,92 km saat ini persetujuan evaluasi oleh JICA dengan rencana pelaksanaan konstruksi mulai Juni 2011-Desember 2013.

Sementara itu seksi NS Link sepanjang 2,24 km dengan rencana pelaksanaan konstruksi mulai Maret 2011-September 2012. Seksi W 1 sepanjang 2,36 km dengan rencana pelaksanaan konstruksi mulai Juli 2012-Januari 2015.

Untuk seksi W2 sepanjang 2,91 km dengan rencana pelaksanaan konstruksi mulai Oktober 2012-Januari 2015, dan seksi NS Direct Ramp sepanjang 1,1 km dengan pelaksanaan pekerjan konstruksi mulai September 2012-Maret 2014.



(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads