Kelas Menengah Bertambah, Biaya Iklan Naik 39%

Kelas Menengah Bertambah, Biaya Iklan Naik 39%

- detikFinance
Selasa, 19 Apr 2011 14:47 WIB
Kelas Menengah Bertambah, Biaya Iklan Naik 39%
Jakarta - Hasil survei The Nielsen mencatat bahwa perubahan kenaikan pendapatan masyarakat Indonesia telah menggeser pola konsumsi masyarakat terhadap barang premium. Secara langsung ini berdampak pada biaya iklan yang harus dikeluarkan produsen untuk mengedukasi konsumen tersebut.

"Untuk advertising information service termasuk iklan untuk memberi tahu bahwa produk kecil itu ada untuk kelas  menengah ke bawah. Secara keseluruhan itu meningkat 39% dari 2009 ke 2010," kata Executive Director of Client Leadership Nielsen Venu Madhav di kantornya, Jakarta, Selasa (19/4/2011).

Venu menjelaskan pihak produsen mau tidak mau harus memberikan informasi kepada konsumen yang sudah mengalami pergeseran konsumsi karena naiknya pendapatan mereka. Misalnya saja bagi konsumen yang sebelumnya tak pernah mengkonsumsi keju, makanan beku atau semacamnya harus mendapatkan edukasi dari konsumen diantaranya melalui iklan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tahun 2009 angkanya Rp 145,1 miliar tahun 2010 jadi Rp 201 milar, misalnya untuk popok secara keseluruhan meningkat 70%, makanan beku 39%, keju 32%," imbuhnya.

Sementara itu  Fast moving consumer goods (FMCG) Service  Manager The Nielsen Teddy Lesmana menambahkan informasi atau iklan semacam itu perlu dilakukan. Maklum saja, beberapa kelompok masyarakat sebelumnya tak mengkonsumsi produk premium seperti keju, makanan beku dan lain-lain.

"Misalnya keju, apakah ini bisa dimakan langsung atau digoreng dulu," katanya.

Ia  mengatakan sektor produk kebutuhan keluarga sehari-hari (FMCG) mengalami pertumbuah hampir dua kali lipat dari pertumbuan ekonomi 6%. Sektor ini meningkat 11% lebih cepat pertumbuhannya.

"Pembelian makanan beku masyarakat menengah ke bawah, karena mereka beralasan lebih praktis tanpa masak lagi, walaupun harga mahal, yang penting praktis dan cepat," katanya.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads