Solar Langka di Sumut

Solar Langka di Sumut

- detikFinance
Jumat, 11 Jun 2004 15:24 WIB
Medan - Kelangkapan solar terjadi di Sumatera Utara (Sumut). Antrean panjang terjadi hampir di seluruh SPBU di Sumut yang jumlahnya 168 unit.Pantauan detikcom di SPBU di Medan, misalnya di Jl.Brigjen Katamso, Jl.Karyajasa, Jl.Sudirman, Jl.Yos Sudarso, antrean panjang terjadi hingga radius 500 meter.Antrean memanjang antara lain tampak di Jl.Yos Sudarso, yang merupakan jalur menuju Pelabuhan Belawan. Di SPBU itu yang mengantre adalah truk-truk berbadan panjang.Di sejumlah SPBU lainnya, kondisi serupa juga terjadi. Beberapa SPBU bahkan menerapkan batas pengisian hanya 20 liter. Meorotnya pasokan sudah terjadi sejak Kamis kemarin (10/6), namun yang lebih mengkhawatirkan adalah hari ini.Hubungan Pemerintah dan Masyarakat (Hupmas) Pertamina Unit Pemasaran I Medan, Fitri Erika, kepada detikcom menyatakan, kelangkaan memang terjadi karena tersendatnya pasokan. Namun kendalanya bersifat teknis di pengangkutan."Hari ini sudah merapat kapal NT Zeal yang membawa pasokan 33 ribu kiloliter solar. Saat ini sedang melakukan pompanisasi di instalasi Labuhan Deli," kata Fitri di kantornya, Jl.Yos Sudarso.Kendala muncul saat NT Zeal terpaksa melakukan perubahan rute. Biasanya kapal melewati Selat Bangka, karena selat sedang dangkal saat hendak lewat, kapal terpaksa merubah rute sehingga terlambat 1 hari sampai Medan," paparnya.Sebenarnya, mereka sudah memasok 300 kiloliter solar tadi pagi dan siang ini sudah ditambah 500 kiloliter kepada 71 SPBU di Sumut yang berada di Rayon I dan IV."Untuk mengantisipasi kebutuhan lebih lanjut, kita membuka Instalasi Labuhan Deli menjadi 2x24 jam (2 hari tidak tutup)," katanya. Kebutuhan normal solar di Sumut per harinya 2.819 kiloliter, 1.300 kiloliter di antaranya untuk memenuhi SPBU. Sisanya untuk kebutuhan PLN, kapal, dsb."Karena kapal sudah merapat dan sudah membongkar muatan, maka kita perkirakan sore ini sudah normal kembali," kata Fitri. (nrl/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads