Anggaran Revitalisasi Pasar Tradisional Tak Bertambah di 2012

Anggaran Revitalisasi Pasar Tradisional Tak Bertambah di 2012

- detikFinance
Senin, 25 Apr 2011 12:30 WIB
Anggaran Revitalisasi Pasar Tradisional Tak Bertambah di 2012
Jakarta - Pemerintah akan mengalokasikan sekitar Rp 500 miliar untuk total dana program revitalisasi pasar pada tahun 2012. Jumlah anggaran itu relatif tak jauh berbeda dengan jumlah anggaran tahun 2011.

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyatakan anggaran Rp 200 miliar dianggarkan diluar dari jumlah Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pasar tradisional 2012.

"Anggaran 2012, Rp 200-an miliar di luar DAK. DAK, kurang lebih 500 (miliar), sekitar sama dengan tahun ini," ujarnya saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (25/4/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah mengalokasikan anggaran sebanyak Rp 505 miliar untuk merevitalisasi pasar tradisional tahun 2011. Mari menyebutkan pada tahun 2011 pasar yang akan direvitalisasi sejumlah 120 pasar dari dana khusus revitalisasi, sedangkan dari dana DAK sebanyak 246 pasar tradisional.

Program revitalisasi dilakukan karena sekitar 95% dari 4.000 pasar tradisional, yang sudah terdata kondisi fisiknya sudah tidak layak.

"Sepuluh dari 120 pasar tersebut akan menjadi pasar percontohan. Apa itu pasar percontohan? Kita ingin kembangkan pasar untuk rakyat secara holistik, secara komprehensif, berarti bukan hanya fisik pasarnya yang kita lakukan revitalisasi, tapi pengelolaan pasar dan pedagang pasarnya, bagaimana dilakukan pendampingan selama 3 tahun setelah pasar dibangun sehingga pasar bisa berjalan dengan baik," jelasnya.

Selain itu, Mari menyatakan perlunya koordinasi antar kementerian untuk menciptakan pasar yang baik per kementerian.

"Yang dibahas bagaimana koordinasi antar kementerian jadi supaya misalnya pertanian punya program pasar agro, KKP punya pasar ikan, kesehatan punya pasar sehat, ini bagaimana kita kombinasikan dan sinergikan supaya pasar kita berjalan secara terkoordinasi," tandasnya.

Dari dana Rp 505 miliar tahun 2011, sebanyak Rp 88 miliar digunakan untuk membiayai revitalisasi 10 pasar percontohan. Sebanyak 10 pasar percontohan tersebar di beberapa provinsi, di antaranya Pasar Agung Denpasar, Pasar Skow Papua Barat, dan Pasar Pangurutan, Sumatera Utara.

(nia/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads