"Dalam program rumah murah, program penjaminan KPR Rumah Murah sebanyak 100 ribu unit dengan total kebutuhan dana Rp 125 miliar," ujar Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Dedy Priatna dalam paparannya terkait Prioritas Pembangunan Infrastruktur dan Energi Tahun 2012, seperti dikutip detikFinance di Jakarta, Minggu (1/5/2011).
Pemerintah optimistis dapat membangun 1-2 juta unit rumah murah (low house) hingga tahun 2014, tetapi pemerintah baru berani menargetkan 100 ribu unit pada 2011.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan tambahan anggaran tersebut, diharapkan terjadi penambahan pelanggan mencapai 1,327 juta pelanggan. Dedy menyebutkan saat ini anggaran yang tersedia baru Rp 288 miliar.
"Penambahan untuk program listrik hemat dan murah sesuai dengan imbauan Presiden sebesar Rp 2,53 triliun termasuk untuk pembangunan PLTS terpusat dengan skenario target mencapai 1,327 juta pelanggan. Tanpa tambahan ini hanya bisa mencapai 83 ribu pelanggan," tuturnya.
(nia/dru)











































