Demikian diungkapkan Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan Sonny Loho ketika ditanya mengenai penyelundupan 2 kontainer BlackBerry yang bisa tidak diketahui pihak Bea Cukai, padahal kontainer benda besar yang pasti bisa diawasi.
"Nah, itu juga yang bikin penasaran kenapa bisa nggak ketahuan. Mereka kan kerja 24 jam, sedangkan Itjen kan enggak. Masak mau dipantengin jam 1 malam," ujarnya saat ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (6/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mestinya kalau semua beres pelayanannya akan lebih bagus 24 jam, tapi memang ada sistem yang perlu diperbaiki, ada orang yang perlu diperbaiki, orang Itjen memang tidak bisa 24 jam ada di pelabuhan dong. Kalau sistemnya sudah baik, orangnya sudah baik-baik, maka 24 jam ini bisa berjalan dengan sangat baik," ujarnya.
Bahkan lebih lanjut Sonny mengungkapkan masih adanya barang-barang yang masuk secara ilegal akibat adanya kolusi 2 pihak yaitu antara pengawas dan importir.
"Ya itu kolusi 2 pihak, yang mengawasi dan yang kirim," ujarnya
Dengan adanya kolusi tersebut, Sonny mengaku terdapat kesulitan untuk membuktikan penyelewengan itu. "Ya bagaimana cara buktiinnya, makanya kalau tahu, kasih tahu kita, nanti kita selidiki," tandasnya.
(nia/dnl)











































