UKM Indonesia Petik Order di OIC Expo

Laporan dari Sharjah

UKM Indonesia Petik Order di OIC Expo

- detikFinance
Selasa, 10 Mei 2011 02:57 WIB
UKM Indonesia Petik Order di OIC Expo
Sharjah - Dari one on one meeting berhasil diperoleh permintaan suku cadang otomotif senilai USD 6 juta dari perusahaan Al Zomrah Auto Parts LLC.

Selain itu dari pengorder Fujairah Feed Factory juga tercatat permintaan Palm Kernel Expeller (PKE) untuk pakan ternak sebanyak 6 kontainer per bulan dan berbagai jenis pakan ternak lainnya, serta tawaran pembangunan pabrik ban oleh perusahaan Al Badiya perwakilan Bristol Inggris.

"Sebelumnya Managing Director Al Badiya telah menjajaki peluang kerjasama dengan Pemda Riau, namun belum ada tanggapan," tutur Sekretaris I Fungsi Pensosbud KJRI Dubai Adiguna Wijaya kepada detikfinance, Senin (9/5/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juga tawaran penjajakan permintaan produk kosmetika dan consumer goods dari Amanzada Group of Companies, permintaan batubara 100 ribu MT per bulan dari Fares General Trading Est dan dari Roots International Trading LLC sebanyak 25 ribu MT per bulan, serta tawaran penjajakan permintaan produk jewelry dari Tangham LLC.

Hasil-hasil tersebut diperoleh pada The 13th Organization of Islamic Conference (OIC) Expo 2011, yang berlangsung selama enam hari (24–29/4/2011) di Expo Centre Sharjah, Uni Emirat Arab (UEA).

OIC Expo 2011 ini diikuti antara lain oleh para pengusaha dari China, Mesir, India, Kuwait, Malaysia, Saudi Arabia, Thailand, Tunisia dan Turki.

Dari Indonesia ikut berpartisipasi sebanyak 34 pengusaha UKM berbagai sektor. Tergabung dalam Paviliun Indonesia seluas 408 m2, mereka menawarkan produk unggulan makanan, kerajinan tangan, tekstil dan garmen, bahan bangunan, perhiasan, dekorasi rumah, ban, mesin pertanian, kaligrafi dan kosmetik.

Konjen RI di Dubai Mansyur Pangeran berharap dari OIC Expo 2011 di Sharjah ini dapat dipetik kontribusi konkrit bagi peningkatan perdagangan dalam kerangka kerjasama OKI.

"Juga memperluas networking antar para pelaku usaha negara-negara anggota OKI," ujar Konjen.

Menurut Konjen, partisipasi para pengusaha UKM Indonesia itu sebagai wujud komitmen pemerintah dalam mendorong penguatan kerjasama ekonomi saling menguntungkan antar negara-negara anggota OKI, terutama bagi para UKM.

Partisipasi tersebut merupakan hasil kerjasama antara Kedubes RI di Abu Dhabi, KJRI Dubai, Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Dubai, di bawah koordinasi Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Negara Koperasi dan UKM serta BKPM.

"Sekadar diketahui, Paviliun Indonesia oleh panitia penyelenggara OIC Expo 2011 dinobatkan sebagai terbaik," pungkas Konjen.

Upacara pembukaan pameran dagang para pengusaha negara-negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) dihadiri oleh Undersecretary Kementerian Ekonomi UEA, Dubes RI untuk UEA Wahid Supriyadi, Konjen RI Dubai, kalangan diplomatik, para pejabat OKI, wakil Islamic Development Bank dan para pengusaha setempat.

OKI merupakan organisasi inter-governmental terbesar kedua setelah PBB, dengan jumlah anggota 57 negara yang tersebar di empat benua.

Beberapa catatan penting yang menggambarkan potensi ekonomi OKI di tahun 2010 antara lain nilai perdagangan OKI mencakup 1,3% total nilai perdagangan dunia dan 1,5% dari total investasi dunia.

Sementara itu impor OKI USD933 miliar atau setara dengan 9,03% total impor dunia. Sedangkan total ekspor OKI USD1,39 miliar atau setara dengan 13,47% total ekspor dunia.

Populasi penduduk negara-negara anggota OKI setara dengan 20% total penduduk dunia, dengan rata-rata pertumbuhan GDP 5,7% per tahun.


(es/es)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads