Dirut Merpati: Kalau Ada Kesalahan Teknis, Saya Akan Mundur!

Dirut Merpati: Kalau Ada Kesalahan Teknis, Saya Akan Mundur!

- detikFinance
Selasa, 10 Mei 2011 21:43 WIB
Dirut Merpati: Kalau Ada Kesalahan Teknis, Saya Akan Mundur!
Jakarta - Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines Sardjono Jhony Tjitrokusumo siap untuk mundur jika terbukti ada kesalahan teknis pada pesawat MA-60 yang jatuh di Kaimana, Papua.

"MA-60 itu pesawat yang save (aman). Kalau terbukti ada kesalahan teknis saya akan mengundurkan diri," tutur Jhony di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/5/2011).

Sementara menanggapi soal penolakan dari Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla soal pembelian pesawat M-60 ini, Jhony tidak mau berdebat panjang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau Pak JK menolak terserah karena dia tidak terlibat," imbuh Jhony.

Dikatakan Jhony, kecelakaan yang terjadi di Kaimana tidak menurunkan minat masyarakat untuk menggunakan pesawat Merpati. "Sejauh ini tidak (terpengaruh). Masih penuh kok," kata Jhony.

Seperti diketahui, pembelian 15 pesawat tipe M-60 buatan Xi'an Aircraft Industry China bernilai US$ 161 juta. PT Merpati Nusantara Airlines mendapatkan pesawat ini dari Kementerian Keuangan hasil pinjaman dari Bank Of China.

Pesawat ini diterima Merpati pada Desember 2010 lalu. Saat ini Merpati mengakui mempunyai 13 buah pesawat M-60 dan akan datang lagi 2 unit pada 19 dan 20 Mei 2011.
 
Sebelumnya, pesawat BUMN aviasi ini jatuh di Teluk Kaimana, Sabtu (7/5/2011). Pesawat MZ-8968 mengangkut 19 penumpang dan 6 orang awak. Sebanyak 17 jenazah telah ditemukan dan berhasil diidentifikasi. Dengan ditemukannya 3 jenazah itu, berarti hingga kini sudah 20 jenazah yang ditemukan.

(dnl/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads