Managing Director IMF, Dominique Strauss-Kahn dicokok polisi Amerika Serikat (AS) karena kasus pelecehan seksual dan percobaan perkosaan. Kasus tersebut merupakan 'skandal' besar kedua yang pernah melibatkan Strauss-Kahn, setelah kasus 'skandal cinta' pada tahun 2008 silam.
Skandal cinta Strauss-Kahn pernah mencuat sekitar akhir tahun 2008. IMF sampai-sampai harus repot melakukan investigasi terhadap Strauss-Kahn yang terlibat hubungan dengan wanita bersuami karyawan IMF.
Investigasi ini dilakukan untuk mengetahui keterkaitan Strauss-Kahn dengan Piroska Nagy, yang juga merupakan pejabat senior IMF Departemen Afrika. Nagy pada April 2008 juga memimpin misi IMF di Ghana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hubungan asmara itu selanjutnya terendus oleh suami Nagy, Mario Blejer, seorang ekonom kelahiran Argentina yang juga telah bekerja di IMF, Bank Sentral Argentina dan Bank Sentral Inggris.
Blejer mengetahui hubungan asmara itu melalui email mesra yang sering dikirimkan Strauss-Kahn ke istrinya. Blejer dan istrinya sebenarnya memilih menjaga skandal ini dan terus berupaya memecahkan masalah rumah tangga mereka.
Namun setelah skandal itu diketahui oleh pihak IMF lain, Perwakilan Rusia, Aleksei Mozhin selanjutnya melakukan pembicaraan dengan Blejer, Shaalan dan anggota dewan dari Yunani lainnya pada sekitar Juli. Shaalan berkonferensi dengan Mozhin dan perwakilan AS lainnya yakni Meg Lundsager serta pihak-pihak lain.
Dan pada Agustus, IMF akhirnya menyewa Morgan, Lewis untuk menginvestigasi. Pada pertengahan September, Strauss-Kahn secara formal menyatakan kepada kantor hukum itu bahwa pihaknya akan kooperatif terhadap proses investigasi dan meminta pihak lain di IMF melakukan hal yang sama.
"Saya telah bersikap kooperatif dan akan terus bersikap kooperatif dengan penasihat luar IMF tentang masalah ini. Insiden yang terjadi dalam masalah pribadi ini terjadi pada Januari 2008. Tidak satu waktupun saya menyalahgunakan posisi sebagai Managing Direktor IMF," tegas Strauss Kahn waktu itu.
Setelah skandal cinta tersebut, rumah tangga Strauss-Kahn masih bisa diselamatkan. Istri Strauss-Kahn, Anne Sinclair mengatakan, hubungan "one-night stand" antara suaminya dengan mantan karyawan IMF itu masih bisa diterima.
"Kita terus berjalan," ujar jurnalis televisi senior itu dalam blog pribadinya, seperti dilansir AFP, Senin (20/10/2008).
Skandal cinta Strauss-Kahn itu sekaligus mengingatkan publik akan skandal mantan Presiden Bank Dunia, Paul Wolfowitz, yang berpacaran dengan stafnya dan selanjutnya memberikan berbagai keistimewaan termasuk gaji yang besar untuk pacarnya, Shaha Riza. Wolfowitz akhirnya mengundurkan diri setelah Komite Etik Bank Dunia menyatakan arsitek perang Irak itu bersalah atas conflict of interest terkait kenaikan gaji pacarnya, Shaha Riza.
Sementara Strauss-Kahn kini harus menghadapi proses pengadilan, dan IMF telah menunjuk John Lipsky untuk menjadi pejabat sementara Managing Director IMF.
Strauss-Kahn, 62 tahun ditangkap karena mencoba memperkosa seorang pelayan hotel wanita berusia 32 tahun. Menurut wanita pelayan hotel tersebut, Strauss-Kahn keluar dari kamar mandi bugil dan secara tiba-tiba melakukan serangan seksual di kamal hotel mewah Sofitel, New York bernilai US$ 3.000 per malam di New York Times Square pada Sabtu malam. Menurut IMF, Strauss-Kahn berada di kota tersebut untuk urusan pribadi.
Strauss-Kahn yang kabarnya akan segera maju sebagai Presiden Prancis itu dicokok hanya 10 menit menjelang pesawatnya bertolak ke Paris dari Bandara John F. Kennedy.











































