Kerja sama yang akan disepakati antara Indonesia dan Korea Selatan pada hari ini diharapkan dapat menjadi pintu untuk meningkatkan investasi dari Korea di Indonesia.
"Ini dapat membuka pintu bagi Korea untuk investasi di Indonesia. Pada tahun lalu, investasi Korea mencapai US$ 7,4 miliar, ini menunjukan ketertarikan Korea di Indonesia," kata Hatta dalam pembukaan Working Level Task Force Meeting antara Indonesia dan Korea Selatan di Nusa Dua Bali, Rabu (18/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua orang percaya, Bali adalah pulau yang membawa keberhasilan dan kebahagiaan," imbuhnya.
Di tempat yang sama, Menteri Ekonomi Korea Selatan Choi Joong Kyung mengungkapkan, penandatangan ini sangat berarti untuk peningkatan perekonomian antara kedua negara.
"MoU yang ditandatangani penting untuk langkah selanjutnya," katanya.
Choi Joong Kyung berharap, dengan penandatanganan ini, Korea Selatan dapat menjadi rekan dalam pembangunan di Indonesia yang telah direncanakan oleh pemerintah Indonesia sebelumnya.
Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan sepakat membicarakan rencana investasi Korea Selatan di Indonesia setidaknya ada 9 MoU yang ditandatangani. Pembicaraan ini dilakukan di Nusa Dua, Bali.
Acara ini dihadiri Menteri Kordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa dan Menteri Ekonomi Korea Selatan, Choi Joong Kyung. Sejumlah pengusaha dari Korea Selatan turut hadir dalam acara ini. Acara ini berlangsung dari 18-19 Mei 2011.
(ade/hen)










































