Deposan BDB dan Asiatic Tuntut Pencairan Dananya

Deposan BDB dan Asiatic Tuntut Pencairan Dananya

- detikFinance
Kamis, 17 Jun 2004 18:26 WIB
Jakarta - Sekitar 30 deposan Bank Dagang Bali dan Bank Asiatic 'menyandera' Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Bun Bunan Hutapea di ruang rapat Komisi IX DPR. Mereka menuntut pencairan depositonya yang hingga kini belum terealisasi. "Sudah dua bulan lebih dana kami belum juga cair. Kami dilempar-lempar seperti bola, ke UP3, BI, UP3 lagi, tapi belum cair-cair juga," kata seorang nasabah Bank Asiatic yang menolak menyebutkan namanya di Gedung MPR/DPR, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis, (17/6/2004).Menurut nasabah tersebut, ia sebetulnya sudah mendapatkan tanda terima verifikasi pencairan dana depositonya, namun pencairannya selalu tertunda. "Saya nggak tahu apa alasannya," ujar dia.Mengenai keluhan nasabah BDB dan bank Asiatic itu, Deputi Gubernur BI Bun Bunan Hutapea yang sekitar 30 menit 'disandera' mengatakan, para deposan tersebut memang meminta penjelasan kepada BI mengenai tertundanya pencairan deposito mereka. "Ya, kita jelasin langkah-langkahnya, mereka akhirnya paham. Tapi mereka juga minta agar BPKP cepat melakukan pemeriksaan (verifikasi). Sebagai otoritas moneter kita tampung, kita tentu memperhatikan semua pihak termasuk mereka," katanya.DPR sendiri, kata Bun Bunan, akan segera memanggil BPKP untuk meminta penjelasan perihal tertundanya pencairan deposito mereka.Seperti diketahui izin usaha BDB dan Bank Asiatic telah dicabut BI beberapa bulan lalu. Namun, hingga kini pemegang saham BDB masih belum menerima keputusan BI. Bahkan, mereka menuntut BI ke PTUN Jakarta pada 2 Juni lalu. (mi/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads