Pemerintah Bayar Bunga Utang Rp 32 Triliun dalam 4 Bulan

Pemerintah Bayar Bunga Utang Rp 32 Triliun dalam 4 Bulan

- detikFinance
Kamis, 19 Mei 2011 16:23 WIB
Pemerintah Bayar Bunga Utang Rp 32 Triliun dalam 4 Bulan
Jakarta - Dalam periode Januari-April 2011, pemerintah Indonesia telah membayarkan bunga Rp 32,2 triliun atas utang-utangnya atau baru 27,9% dari target pembayaran bunga utang tahun ini.

Demikian disampaikan oleh Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Kamis (19/5/2011).

Anny mengatakan, pembayaran bunga utang ini masuk dalam komponen belanja pemerintah pusat yang sampai April mencapai Rp 161 triliun atau 19,25% dari pagu APBN 2011.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diketahui, setiap tahun, beban bunga utang yang harus dibayar pemerintah Indonesia mencapai sekitar Rp 100 triliun. Pembayaran bunga utang di 2010 menembus Rp 100 triliun, tepatnya Rp 115 triliun atau 9,4% dari belanja negara.

Belanja pemerintah pusat tersebut terdiri dari belanja pegawai yang realisasinya mencapai Rp 51,7 triliun atau 28,6% dari pagu APBN 2011. Lalu belanja barang sebesar Rp 16,4 triliun atau 11,9% dari pagu, belanja modal sebesar Rp 9,3 triliun atau 6,8% dari pagu, belanja subsidi sebesar Rp 46,4triliun atau 24,75% dari pagu, belanja bunga utang sebesar Rp 32,2 triliun atau 27,9% dari pagu, dan belanja Bantuan sosial sebesar Rp 4,6 triliun atau 7,3% dari pagu.

Selain itu, lanjut Anny, sampai April 2011, realisasi transfer ke daerah mencapai Rp 118,6 triliun atau 30,2% dari pagu. Ini terdiri dari realisasi Dana Alokasi Umum sebesar Rp 93,7 triliun atau 41,6% dari pagu, Dana Alokasi Khusus sebesar Rp 5,4 triliun atau 21,44% dari pagu, Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp 7,8 triliun atau 9,35% dari pagu, dan Dana Otsus dan Penyesuaian sebesar Rp 11,6 triliun atau 19,8% dari pagu.

Sementara realisasi pembiayaan defisit APBN 2011 sampai April 2011 mencapai Rp 37,2 triliun atau 29,9% dari target.

"Ini terutama bersumber dari SBN (surat berharga negara) neto sebesar Rp 44,9 triliun atau 35,4% dari target, penarikan pinjaman luar negeri sebesar Rp 3,1 triliun atau 5,3% dari target, dan privatisasi sebesar Rp 400 miliar atau 125% dari target," tukas Anny.

Dari jumlah tersebut, maka total realisasi belanja negara sampai April 2011 mencapai Rp 279,6 triliun atau 22,7% dari pagu, pencapaian ini lebih baik dari realisasi tahun lalu yang hanya sebesar 20,5% dari pagu.


(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads