Gagal Atasi Krisis Nuklir, Presdir TEPCO Mengundurkan Diri

Gagal Atasi Krisis Nuklir, Presdir TEPCO Mengundurkan Diri

- detikFinance
Jumat, 20 Mei 2011 14:20 WIB
Jakarta - Presiden Direktur (Presdir) Tokyo Electric Power Company (TEPCO) Masataka Shimizu mengundurkan diri karena merasa gagal menangani krisis nuklir pada pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima pasca gempa dan tsunami.

Akibat krisis nuklir yang terjadi, TEPCO mengalami kerugian 1,25 triliun yen atau sekitar US$ 15 miliar. Kerugian ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah perusahaan Jepang.

Dikutip dari AFP, Jumat (20/5/2011), rencananya TEPCO akan menunjuk Direkturnya yaitu Toshio Nishizawa untuk menggantikan posisi Shimizu. Penunjukkan ini akan efektif mulai Juni dalam rapat umum pemegang saham perseroan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Krisis nuklir di Jepang ini menimbulkan kritikan besar karena menjadi krisis nuklir terburuk setelah Chernobyl. Krisis ini menimbulkan biaya tinggi untuk penyelesaiannya.

Akibat kerugian yang dialami, TEPCO tidak akan membayar dividen kepada pemegang sahamnya. Terakhir kali perusahaan ini tidak membayar dividen adalah saat pertama kali didirikan pada 1951.


(dnl/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads