Akibat krisis nuklir yang terjadi, TEPCO mengalami kerugian 1,25 triliun yen atau sekitar US$ 15 miliar. Kerugian ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah perusahaan Jepang.
Dikutip dari AFP, Jumat (20/5/2011), rencananya TEPCO akan menunjuk Direkturnya yaitu Toshio Nishizawa untuk menggantikan posisi Shimizu. Penunjukkan ini akan efektif mulai Juni dalam rapat umum pemegang saham perseroan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat kerugian yang dialami, TEPCO tidak akan membayar dividen kepada pemegang sahamnya. Terakhir kali perusahaan ini tidak membayar dividen adalah saat pertama kali didirikan pada 1951.
(dnl/hen)
