Demikian disampaikan Associate Director of Homepanel Service Nielsen Hellen Katherina dalam jumpa pers di kantor Nielsen, kawasan Sudirman, Selasa (24/5/2011).
"Cologne paling tinggi, 68,2% karena wangi itu lebih penting. Pertama tidak bau, wangi is a plus," ucap Hellen memberikan penjelasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk belanja iklan, Hellen mengungkapkan, pada tahun 2010 belanja iklan untuk produk perawatan tubuh laki-laki mencapai Rp 405,79 miliar atau meningkat 25,3% dari tahun 2009 yang hanya sebesar Rp 323,8 miliar.
"Untuk iklan produk pria, mencapai Rp 400 miliar lebih di 2010, naik 25,3% dari taun 2009," jelasnya.
Hellen juga menjelaskan, masih sedikitnya merek-merek dari produk-produk perawatan tubuh yang mengeluarkan produk khusus untuk laki-laki. Sabun badan yang sudah mencapai 628 merek, hanya 26 merek saja yang memiliki varian untuk laki-laki.
Bahkan, shampo yang telah banyak digunakan oleh semua kalangan hanya 4 merek saja yang megeluarkan varian untuk laki-laki. Padahal jumlah merek sampo yang ada mencapai 311 merek.
"Bayangin cuma 4 brand yang main, padahal 311 brand yang ada," pungkasnya.
(ade/hen)










































