SBY Sentil Gaji Ketinggian, Direksi BUMN 'Sumbang' Rp 836 Triliun

SBY Sentil Gaji Ketinggian, Direksi BUMN 'Sumbang' Rp 836 Triliun

- detikFinance
Jumat, 27 Mei 2011 10:53 WIB
SBY Sentil Gaji Ketinggian, Direksi BUMN Sumbang Rp 836 Triliun
Jakarta - BUMN akan ikut berkomitmen menggelontorkan investasi Rp 836 triliun dalam program Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Akan ada 5,6 juta tenaga kerja yang terserap.

Direktur Utama PLN Dahlan Iskan mengaku BUMN siap untuk memenuhi kebutuhan investasi selama 5 tahun tersebut.

"Saya sampaikan suasana di teman-teman direksi BUMN sedang sangat bersemangat karena iklim yang dibuat Kementerian BUMN sangat kondusif," ujar Dahlan ketika ditemui di acara peluncuran MP3EI di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (27/5/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dahlan menyampakan sejak SBY menyentil soal tingginya gaji direksi BUMN, para direksi pun kerja keras.

"Sejak Bapak Presiden menyentil gaji direksi BUMN lebih besar dibandingkan gaji Presiden, kami menafsirkan pasti tujuan Bapak Presiden tidak mungkin mau menurunkan gaji direksi, atau Bapak Presiden minta dinaikkan gajinya. Tapi kami menafsirkan Bapak Presiden menyentil itu agar para direksi harus jauh bekerja lebih keras dan efisien," tutur Dahlan.

Karena itu, Dahlan pun sebagai koordinator BUMN dalam investasi pada MP3EI ini meminta direksi BUMN harus benar-benar kompak. "Kalau direksinya tidak kompak pasti tidak maju. Saya menilai tidak kompaknya tubuh perusahaan adalah karena intervensi dan politisasi," kata Dahlan.

Seperti diketahui, lewat program Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) pemerintah berharap bisa mengundang investasi senilai Rp 4.000 triliun.

Peluncuran MP3EI ditandai dengan dimulainya proyek-proyek groundbreaking yang pencanangannya akan dipusatkan pada empat lokasi, yaitu Sei Mangke Sumatera Utara, Cilegon Jawa Barat, Lombok Timur (Nusa Tenggara Barat), dan Timika Papua dengan pembangunan 17 proyek besar.
(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads