"Memang ini sudah ada diskusi dari Agustus waktu pertemuan membahas anggaran 2011. Kita sudah pertemuan dengan Banggar, Komisi VII sudah bicara dengan pimpinan DPR, komisi VII, komisi VI, komisi XI. Kita sambut baik untuk diadakan pertemuan internal untuk bagaimana pertemuan pimpinan DPR dengan Bamus tentang protokol pembahasan undang-undang. Kita harapkan ada proses lancar," papar Agus dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (31/5/2011).
Menurut Agus Marto, beberapa BUMN memerlukan dana tersebut dalam waktu dekat sehingga diharapkan DPR bisa sesegera mungkin memberikan restu pencairan dana PMN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai informasi, keenam BUMN yang bakal dikucuri penambahan PMN adalah:
- PT Penjamin Infrastruktur Indonesia (PII) Rp 1,5 triliun
- PT Askrindo dan Perum Jamkrindo Rp 2 triliun
- PT Dirgantara Indonesia (DI) Rp 127 miliar
- PT Geodipa Energi Rp 443,525 miliar
- PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Rp 1,338 triliun
- PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Rp 1 triliun.











































