Demikian disampaikan Manajer Rental Mobil Nasional, Doksa Manurung, kepada detikFinance, Jumat (3/6/2011).
"Yang kami takutkan isu kenaikan BBM," katanya ketika ditanyai kendala yang dihadapi oleh pengusaha rental mobil tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Begitu kejadian (BBM bersubsidi naik), dalam 3-6 bulan akan turun (omzet). Ini untuk menyesuaikan diri. Setelah 6 bulan akan kembali lagi," paparnya.
Menurutnya, usaha rental mobil sangat berpengaruh dengan keadaan ekonomi, begitu keadaan ekonomi sedang merosot, usaha rental mobil juga akan mengalami hal yang sama. Hal ini pernah terjadi pada tahun 2008 ketika keadaaan ekonomi di Indonesia sedang turun.
"Ini (usaha rental mobil) tergantung ekonomi, seperti waktu 2008 itu ekonomi drop, kita drop," tuturnya.
Lebih lanjut Doksa menjelaskan, untuk mensiasati terjadinya kenaikan harga BBM, pengusaha rental mobil biasanya membuat siasat marketing agar tetap menarik para pemakai jasa rental mobil. Biasanya, perusahaan rental mobil memberikan harga yang lebih murah dengan jangka pinjaman yang lebih lama.
(ade/dnl)










































