Β
"Memang belum kita terima. Insya Allah, kita akan menerima hak tersebut dalam bulan Juni ini. Saat ini kita sedang dalam proses itu," kata Andy pada detikFinance di Mataram, Jumat (3/6/2011).
Β
Andy mengatakan, sudah ada pengaturan dividen Newmont yang diterima PT Multi Daerah Bersaing (MDB)-perusahaan patungan DMB dengan Multicapital-akan diterima DMB sesuai persentase kepemilikan saham pada tahun berikutnya. Misalnya, dividen di 2010 akan diserahkan di 2011.
Β
Kenapa hingga awal Juni ini DMB belum menerima hak dividen itu dari Multicapital, kata Andy, karena MDB masih harus menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) terlebih dahulu.
Β
"Dan ini tidak ada masalah. Tidak juga terlambat. Sesuai dengan Undang-Undang Perseroan Terbatas, RUPS pada tahun berjalan batasnya 31 Juni," kata Andy.
Β
Andy juga menjelaskan, sehari sebelumnya, jajaran manajemen DMB telah menggelar pertemuan khusus membahas hak perseroan dari dividen Newmont di 2010 itu.
Β
Mantan Juru Bicara Pemprov NTB ini juga menegaskan, proyeksi perolehan dividen sebesar US$ 30 juta dari Newmont itu sudah masuk sebagai salah satu komponen penerimaan, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di 2011 milik Pemprov NTB, Pemkab Sumbawa, dan Sumbawa Barat, sebagai pemilik saham DMB.
Β
"Jadi dari awal sampai sekarang memang tidak ada masalah. Setelah hak itu diperoleh, akan langsung diserahkan kepada masing-masing pemerintah daerah," kata Andy.
Β
Di sisi lain, Andy membantah jika daerah dikatakan tidak pernah menerima hak mengacu pada perjanjian dengan Multicapital.
Β
"Tidak benar kalau dikatakan kita belum memperoleh apa-apa. Tahun lalu kita sudah memperoleh US$ 4 juta dari Multicapital, meski tidak ada dividen dari Newmont," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pemda NTB, Pemkab Sumbawa, Pemkab Sumbawa Barat diketahui belum sempat mencicipi dividen dari Newmont yang sebenarnya sudah diberikan ke perusahaan patungan 3 pemda itu dengan Multicapital, yakni PT Multi Daerah Bersaing (MDB).
Dividen itu kabarnya tidak diterima karena digunakan untuk membayar utang MDB ke Credit Suisse Singapura (CSS). Padahal mestinya ketiga pemda yang memiliki saham Newmont melalui anak usahanya DMB bisa mengantongi US$ 30 juta dari dividen Newmont.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan demikian, lanjut sumber tersebut, seluruh saham Newmont sebesar 24% yang menjadi milik MDB digadaikan kepada CSS. "DMB yang memiliki saham 6%, ternyata ikut membayar utang MDB kepada CSS dengan menggunakan dividen yang seharusnya diterima," bisik sumber detikFinance.
Seperti diketahui, Pemda NTB Pemkab Sumbawa, Pemkab Sumbawa Barat membentuk BUMD yakni PT DMB untuk memiliki saham Newmont. PT DMB selanjutnya bergabung dengan Multicapital membentuk konsorium Multi Daerah Bersaing (MDB). Multicapital sendiri merupakan salah satu unit usaha Bakrie Group, lewat PT Bumi Resources Mineral.
Porsi kepemilikan di MDB adalah Multicapital sebesar 75% dan DMB sebesar 25%. Konsorsium MDB saat ini tercatat sudah menguasai 24% saham Newmont yang merupakan bagian dari kewajiban perusahaan emas itu untuk mendivestasi.
(dnl/dnl)










































