Kepercayaan konsumen menguat kembali di Mei 2011 karena masyarakat terus memberikan penilaian yang lebih baik terhadap keadaan ekonomi saat ini dan kemampuan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga, termasuk harga pangan.
Menurut Ekonom Danareksa Purbaya Yudhi Sadewa, atas hal tersebut kekhawatiran masyarakat terhadap kenaikan harga pangan terus menurun menurut survei terakhir.
"Akibatnya, Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) meningkat kembali pada bulan Mei sebesar 0,7% menjadi 90,6 dari 90,0 pada bulan April," katanya dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Senin (6/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, komponen IKK lainnya yang menunjukkan keadaan masa depan, Indeks Ekspektasi (IE), naik sebesar 0,3% menjadi 101,8. Peningkatan IE ini menunjukkan optimisme masyarakat terhadap prospek ekonomi dalam enam bulan mendatang semakin meningkat.
"Walaupun optimisme masyarakat terhadap prospek ekonomi dalam enam bulan mendatang meningkat, rencana konsumen untuk membeli barang-barang tahan lama ternyata sedikit menurun pada bulan Mei," ujarnya.
Berdasarkan hasil survei terakhir, sekitar 28,1% konsumen yang disurvei berencana untuk membeli barang-barang tahan lama dalam 6 bulan mendatang, atau turun dari 31,3% pada bulan April. Walaupun menurun, level ini masih merupakan level ke dua tertinggi dalam 6 bulan terakhir.
"Hal ini menunjukkan rencana konsumen untuk membeli barang-barang tahan lama masih cukup kuat pada bulan Mei," tambahnya.
Ia mengatakan, secara keseluruhan konsumen merasa yakin tekanan inflasi akan sedikit meningkat dalam enam bulan mendatang. Indeks yang mengukur sentimen konsumen terhadap inflasi naik sebesar 0,8% menjadi 185,4 pada bulan Mei.
"Perlu dicatat bahwa harga bahan pangan biasanya naik selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri yang pada tahun ini jatuh pada akhir bulan Juli dan pada bulan Agustus 2011," katanya.
Selain itu, kata Purbaya, musim panen raya telah usai, dengan demikian harga bahan pangan biasanya cenderung naik sedikit karena suplainya tidak sebesar bulan-bulan sebelumnya.
Faktor lain yang dapat mendorong kenaikan tekanan inflasi dalam waktu dekat adalah biaya pendidikan yang biasanya meningkat pada awal tahun ajaran baru di bulan Juli sampai September.
Sementara itu, kepercayaan konsumen terhadap kemampuan pemerintah untuk melaksanakan tugas-tugasnya terus menguat pada bulan Mei. Indeks Kepercayaan Konsumen terhadap Pemerintah (IKKP) naik sebesar 1,23% menjadi 93,6 dari 92,4 pada bulan April.
Pada survei terakhir, semua komponen yang membentuk IKKP meningkat, kecuali komponen yang menunjukkan kemampuan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi (indeks yang terkait turun sebesar 2,14% menjadi 92,9).
Sedangkan komponen yang mengalami peningkatan terbesar adalah komponen yang menunjukkan kemampuan pemerintah dalam menegakkan hukum (indeks yang terkait naik sebesar 5,51% menjadi 91,6).
(ang/dnl)











































