Ariffi: Frontline Penawar Tertinggi Tender Tanker VLCC

Ariffi: Frontline Penawar Tertinggi Tender Tanker VLCC

- detikFinance
Senin, 21 Jun 2004 16:27 WIB
Jakarta - Dirut Pertamina Ariffi Nawawi menegaskan, perusahaan asal Swedia Frontline ltd merupakah penawar tertinggi dalam tender penjualan 2 tanker raksasa milik Pertamina (Very large Crude Carier/VLCC) sehingga sangat wajar jika keluar sebagai pemenang."Jadi dia (Frontline) merupakan penawar tertinggi," ujar Ariffi saat bertemu dengan Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) di Kantor KPK, Jakarta, Senin (21/6/2004).Mengenai pertemuannya dengan pimpinan KPK, Ariffi mengaku dirinya menjelaskan masalah penjualan tanker VLCC yang dinilai sebagai keputusan satu perusahaan. "Jadi saya dipanggil dan saya memberi penjelasan tentang itu," ungkapnyaSementara Ketua Masyarakat Profesional Madani (MPM) Ismed Hasan Putro di tempat yang sama menegaskan, pihaknya menemukan adanya potensi kerugian negara sebesar US$ 40 juta atas penjualan tanker tersebut. "Harga di pasar sekitar US$ 110-115 juta per tanker. Sedangkan tanker yang dijual itu harganya US$ 92 juta per tanker," katanya. Untuk itu, MPM meminta KPK mengambil alih wewenang masalah penjualan ini. "Kami harap KPK akan meminta direksi dan komisaris Pertamina untuk menunda penjualan VLCC itu sampai investigasi dan adanya fakta bahwa tidak ada praktek korupsi yang merugikan negara," kata Ismed.Namun jika ternyata ditemukan penyimpangan, KPK diminat mengambil upaya hukum untuk menindak direksi dan komisaris Pertamina sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan membatalkan penjualan.Sedangkan Ketua KPK Erry Riyana Hardjapamekas mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan penjelasan seara rinci dari direksi atas penjualan tanker tersebut. Dan dalam waktu dekat KPK berencana memanggil direksi lama untuk menjelaskan segala aspek yang berkaitan dengan tanker tersebut. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads