Menurut laporan The International Air Transport Association (IATA) yang dikutip detikFinance, Selasa (7/6/2011), selain kerugian materil, sepanjang 2010 sebanyak 10 juta penumpang dan 100 ribu penerbangan terkena dampak letusan gunung berapi.
IATA menyampaikan, di 2010 letusan gunung berapi yang paling dahsyat adalah gunung Eyjafjallajokull di Islandia. Letusan gunung ini yang membuat maskapai mengalami kerugian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun begitu, di 2010 maskapai anggota IATA memperoleh laba bersih sebesar US$ 18 miliar. Naik dari 2009 yang mengalami kerugian US$ 9,9 miliar.
(dnl/hen)











































