Stok Sapi Cukup untuk Kebutuhan 4 Bulan

Stok Sapi Cukup untuk Kebutuhan 4 Bulan

- detikFinance
Selasa, 07 Jun 2011 18:02 WIB
Stok Sapi Cukup untuk Kebutuhan 4 Bulan
Jakarta - Pemerintah mengingatkan agar para penjual dan pengusaha sapi tidak langsung mengambil kesempatan dengan menaikan harga daging sapi di pasaran. Hal ini terkait belum diputuskannya langkah pemerintah Australia untuk kelanjutan ekspor sapi ke Indonesia.

Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi menegaskan stok sapi Indonesia masih sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan daging sapi di pasar dalam negeri sampai 4 bulan ke depan. Bahkan stok ini diyakini Bayu dapat mencukupi sampai dengan 5 bulan ke depan.

"Para pengusaha jangan mengambil kesempatan dalam kesempatan serta merta menaikan harga. Pasokan sapi kita masih aman, bisa memenuhi paling tidak 4 bulan ke depan," katanya dalam jumpa pers di kantornya, Ragunan, Jakarta, Selasa (7/6/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bayu menjelaskan, hingga kini Indonesia memiliki pasokan sapi sebesar 150.000 ekor. Sampai tanggal 31 Mei 2011 sebanyak 123.500 ekornya didapat dari sapi bakalan impor.

Menurut Batu, terkait kasus pemotongan hewan di Indonesia, seharusnya Australia melihat masalah ini sebagai sesuatu yang dapat dipilah-pilah berdasarkan logika. Ia menegaskan seharusnya pihak Australia dapat berpikir logis untuk kasus pemotongan sapi di Indonesia.

"Di kota-kota besar di Australia seperti Sydney dan Melbourne pasti ada pembunuhan, tapi bukan berarti Indonesia melarang orangnya ke sana, nggak kan. Seharusnya Australia juga seperti itu. Sama dong, hei sapi, ke sini dong, datang ke tempat yang baik-baik saja," katanya.

Pemerintah Australia hingga kini belum juga memberikan keputusan resmi soal kisruh rencana penghentian ekspor sapi bakalan Australia ke Indonesia. Negeri Kangguru itu baru akan mengeluarkan pernyataan resmi terkait hal itu, besok (8/6/2011).

"Saya tidak tahu apa sudah keluar atau belum, sampai dengan sore ini, Indonesia belum dapat keputusan yang terkait ekspor. Tapi apa pun keputusannya akan berlaku besok," katanya.

(ade/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads