Mendag Pede Penghentian Ekspor Sapi Australia Tak Ganggu Stok Daging

Mendag Pede Penghentian Ekspor Sapi Australia Tak Ganggu Stok Daging

- detikFinance
Rabu, 08 Jun 2011 12:23 WIB
Mendag Pede Penghentian Ekspor Sapi Australia Tak Ganggu Stok Daging
Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Mari Elka Pangestu menegaskan penghentian sementara ekspor sapi Australia ke Indonesia tak akan mempengaruhi stok daging dalam negeri. Mari pun yakin imbas dari kebijakan sementera pemerintah Negeri Kangguru itu tak akan berimbas pada harga daging didalam negeri.

"Untuk saat ini tidak perlu ada kekhawatiran ada kekurangan daging, baik untuk persiapan puasa, lebaran dan lainnya tidak perlu ada kekhawatiran sama sekali karena stok dalam negerinya lebih dari cukup," katanya di kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Rabu (8/6/2011).

Mari juga mengatakan, pemerintah masih akan melihat kemungkinan-kemungkinan terkait menambah kuota impor daging beku untuk kebutuhan dalam negeri. "Itu sesuatu yang akan diliat," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya masalah penghentian ekspor sapi tersebut adalah hanya terkait dengan kesejahteraan hewan atau animal welfare. Hal itu sudah sejalan dengan rencana pemerintah Indonesia dalam meningkatkan standar khususnya dalam pengelolaan rumah potong hewan (RPH).

"Tidak ada ancaman gejolak harga, stok cukup," pungkas Mari.

Pernyataan Mari ini, sebelumnya disampaikan oleh Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi yang menegaskan stok sapi Indonesia masih sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan daging sapi di pasar dalam negeri sampai 4 bulan ke depan. Bahkan stok ini diyakini Bayu dapat mencukupi sampai dengan 5 bulan ke depan.

"Para pengusaha jangan mengambil kesempatan dalam kesempatan serta merta menaikan harga. Pasokan sapi kita masih aman, bisa memenuhi paling tidak 4 bulan ke depan," katanya kemarin.

Bayu menjelaskan, hingga kini Indonesia memiliki pasokan sapi sebesar 150.000 ekor. Sampai tanggal 31 Mei 2011 sebanyak 123.500 ekornya didapat dari sapi bakalan impor.


(hen/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads