Hatta: Impor Sapi Distop, Jangan Merengek ke Australia

Hatta: Impor Sapi Distop, Jangan Merengek ke Australia

- detikFinance
Jumat, 10 Jun 2011 15:59 WIB
Hatta: Impor Sapi Distop, Jangan Merengek ke Australia
Jakarta - Pemerintah tak mau putus asa dengan keputusan pemerintah Australia menghentikan sementara (suspensi) ekspor sapi ke Indonesia. Pemerintah telah menyiapkan langkah untuk mengamankan stok daging sapi.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Perekonomian Hatta Rajasa ketika ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (10/6/2011).
Β 
"Memang menteri pertanian dengan menteri pertanian Australia sudah akan membentuk tim investigasi bukan atau tim teknis yang akan mengkaji ini dan mengevaluasi ini, tapi beginilah ya, bangsa ini besar, jadi kita tidak bisa merengek lah, catat itu," tutur Hatta.

Hatta menyampaikan, soal sapi sudah disiapkan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk mengantisipasi suspensi ekspor sapi dari Australia ke Indonesia selama 6 bulan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Langkah tersebut antara lain adalah melakukan pembenaran standar rumah potong hewan (RPH) di dalam negeri. "Sambil kita juga kedua melakukan investigasi apa yang terjadi apa betul kita memotong hewan sambil digebug-gebukin begitu, kok rasanya nggak ada saya di kampung dari zaman dulu muda nggak ada begitu," kata Hatta.

Kemudian pemerintah juga memastikan pasokan daging di dalam negeri cukup sampai lebaran dengan meminta para pengusaha sapi mengamankan pasokan dalam negeri.

"Mereka (pengusaha) berjanji dan tidak akan spekulasi harga naik, stabilisasi harga harus dijaga, untuk jangka menengah panjang kita harus lakukan swasembada," jelasnya.

Seperti diketahui, pada pekan lalu asosiasi industri ternak sapi Australia memutuskan untuk menghentikan sementara pengiriman sapi ternaknya, setelah munculnya dokumen yang menunjukkan sapi-sapi asal Australia itu dipotong dengan cara kejam.

Perihal kekejaman pemotongan sapi Australia di tempat pemotongan hewan Indonesia itu muncul dalam program televisi 'Four Corners' ABC pada Senin (30/5/2011). Dalam tayangan tersebut dimunculkan bagaimana sapi-sapi ternak itu menderita saat dipotong karena matanya dicungkil, kukunya dicopot dan pemotongan lehernya dilakukan secara brutal di 4 tempat pemotongan hewan di Indonesia.


(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads