Kontrak Korean Gas Diperpanjang, RI Siap Beri Diskon 40 %

Kontrak Korean Gas Diperpanjang, RI Siap Beri Diskon 40 %

- detikFinance
Selasa, 22 Jun 2004 10:23 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia siap memberikan diskon 40 persen untuk penjualan LNG kepada Korean Gas (Kogas), namun dengan syarat kontrak untuk memasok gas yang akan selesai pada tahun 2007 diperpanjang selama 20 tahun. "Kita sebetulnya sulit memenuhi, kecuali kalau penurunan itu dikaitkan dengan perpanjangan. Ini kan bisa kita pertimbangkan karena ini merupakan salah satu strategi Indonesia," kata Kepala BP Migas Rachmat Sudibyo di kantor DESDM, Jalan Medan Selatan, Jakarta, Selasa (22/6/2004). Menurutnya, semakin panjang jangka waktu kontrak, maka harga yang diberikan Indonesia akan semakin kompetitif. Sementara untuk kontrak jangka pendek harga jualnya akan lebih tinggi dibandingkan kontrak jangka panjang. "Dengan harga minyak yang tinggi saat, harga LNG memang ikut naik. Jadi kalau mengubah harga, tentunya menggunakan kesepakatan dua belah pihak. Bagaimanapun ktia akan menggunakan strategi agar kontrak LNG kita diperpanjang," ungkap Rachmat.Selama ini Indonesia memasok LNG ke Kogas sebanyak 2,3 juta ton per tahun yang akan berakhir pada 2007. Adapun harga jualnya mencapai US$ 4,5 - 5 per mmbtu. Rachmat optimis kontrak itu akan diperpanjang karena Indonesia memiliki keunggulan jarak dan keamanan suplai dibandingkan pesaing lainnya seperti Australia dan Brunai Darussalam. "Sebagai kelanjutan kontrak sebelumnya, wajar kalau Indonesia meminta keistimewaan. Tapi tentunya Kogas meminta pertimbangan tertentu, dan persaingan harga memang cukup ketat. Tapi kita tidak mau banting harga karena kita memiliki keunggulan," tegas Rachmat. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads