Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan pemerintah telah melakukan kontak dengan negara-negara produsen sapi untuk melakukan penjajakan impor sapi. Namun, Mari belum menyebutkan negara produsen sapi bakalan tersebut.
"Prinsipnya adalah bagaimana kita cari apa pun itu adalah pendekatan yang lebih bijak," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Brasil juga telah mengajukan komitmennya untuk melakukan ekspor daging sapi ke Indonesia. Namun, terkendala peraturan kesehatan karena Brasil belum sepenuhnya bebas dari penyakit hewan.
Pemerintah menegaskan Indonesia harus mengimpor sapi yang berasal dari negara yang bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) sesuai dengan UU No 18 tahun 2009 tentang peternakan dan kesejahteraan hewan. Hal ini terkait dengan pencarian Indonesia terhadap negara alternatif pengimpor sapi bakalan.
"Sumbernya harus dari negara yang 100% bebas penyakit," katanya.
(ade/hen)










































